POHUWATO, 10 Juli 2026 — Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pohuwato, dr. Dian Ikagustina Tambunan, Sp.A, menyatakan pihaknya akan menangani secara profesional dugaan pernyataan bernada ancaman yang diduga disampaikan oleh seorang dokter Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Rumah Sakit Bumi Panua (RSBP) terhadap wartawan.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah wartawan di Pohuwato sebagai bentuk protes atas dugaan intimidasi terhadap jurnalis yang tengah menjalankan tugas peliputan. Dalam aksi itu, para peserta mendesak agar laporan tersebut ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum dan mekanisme yang berlaku.
Menanggapi hal tersebut, dr. Dian menegaskan bahwa IDI Kabupaten Pohuwato mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tidak akan mengambil kesimpulan sebelum seluruh fakta diperoleh secara utuh.
“Saya baru menerima informasi ini hari ini. Tidak elok jika saya mengambil keputusan secara sepihak. Semua harus didudukkan terlebih dahulu agar jelas duduk persoalannya,” ujar dr. Dian.
Menurutnya, IDI akan melakukan penelusuran terhadap informasi yang beredar serta berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Ketua IDI Provinsi Gorontalo, guna memastikan proses penanganan berjalan sesuai mekanisme organisasi profesi.
Di sisi lain, ia menegaskan bahwa IDI berkomitmen menjaga marwah profesi kedokteran dan tidak akan mentoleransi pelanggaran kode etik maupun tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai profesionalisme apabila terbukti berdasarkan hasil pemeriksaan.
“Apabila nantinya terbukti secara jelas bahwa yang bersangkutan melakukan tindakan sebagaimana yang dilaporkan, kami akan menindak tegas sejawat kami sesuai ketentuan organisasi. Saya juga akan berkoordinasi dengan Ketua IDI Provinsi Gorontalo,” tegasnya.
Pernyataan Ketua IDI Pohuwato tersebut mencerminkan komitmen organisasi profesi dalam menegakkan kode etik, menjaga integritas profesi kedokteran, serta memastikan setiap laporan ditangani secara objektif, adil, dan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, dugaan ancaman terhadap wartawan masih menunggu proses klarifikasi dan penelusuran lebih lanjut oleh pihak-pihak terkait. Semua pihak diharapkan menghormati proses yang sedang berjalan dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga terdapat kepastian berdasarkan hasil pemeriksaan.
Deber27
iklan 1
iklan 2

DPP LIMAS MENGUCAPKAN SELAMAT HARI BAKTI ADHIAKSA






