SULSEL – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com– Pantai Biru – Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis dan mobilitas keluarga yang semakin tinggi, sebuah pemandangan penuh makna tersaji di Pantai Biru Tanjung Merdeka, Kec. Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/7/2026). Ratusan anggota Keluarga Besar PYM Ishak Manggabarani berkumpul dalam agenda silaturahmi yang bukan sekadar temu kangen, tetapi juga menjadi simbol kuat bahwa ikatan kekeluargaan mampu menyatukan perbedaan daerah, budaya, dan suku.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri anggota keluarga dari berbagai wilayah dengan latar belakang suku yang beragam. Perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan yang mempererat hubungan antarsesama keluarga, sekaligus menunjukkan bahwa persaudaraan dapat menjadi perekat di tengah keberagaman.
Suasana Pantai Biru yang asri menjadi saksi kebersamaan para peserta yang saling berbagi cerita, mengenang perjalanan keluarga, hingga mempererat hubungan antaranggota keluarga yang selama ini dipisahkan oleh jarak dan kesibukan. Gelak tawa, pelukan hangat, serta kebersamaan yang terjalin menjadi gambaran nyata bahwa silaturahmi memiliki kekuatan untuk memperkokoh ikatan kekeluargaan.
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh keluarga yang memiliki peran penting di tengah masyarakat, di antaranya Andi Makmur Saddadan dan Andi Karim Beso, yang dikenal sebagai tokoh adat sekaligus tokoh masyarakat. Kehadiran keduanya memberikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga nilai-nilai adat, budaya, dan persaudaraan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

Hadir pula Andi Salma Samputri, M.Pd., Dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM), yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi representasi pentingnya peran perempuan dalam menjaga keharmonisan keluarga, memperkuat komunikasi lintas generasi, serta merawat nilai-nilai kebersamaan yang telah diwariskan para pendahulu.
Saat ditemui KLTV Indonesia, Andi Salma Samputri mengatakan bahwa silaturahmi keluarga memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar berkumpul. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi ruang pembelajaran yang efektif bagi generasi muda untuk mengenal sejarah keluarga, memahami pentingnya menghormati perbedaan, serta menanamkan nilai persatuan yang akan menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat.
“Silaturahmi seperti ini bukan hanya menjadi ajang melepas rindu, tetapi juga ruang belajar lintas generasi. Anak-anak dan generasi muda dapat mengenal sejarah keluarganya, menghargai perbedaan, serta memahami pentingnya menjaga persatuan. Sebagai seorang pendidik, saya memandang kegiatan seperti ini memiliki nilai edukatif yang sangat tinggi karena membentuk karakter, memperkuat rasa empati, dan menanamkan semangat kebersamaan yang akan menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Andi Salma Samputri.
Ia menambahkan, pendidikan karakter tidak hanya dibangun di ruang kelas atau lingkungan kampus, tetapi juga tumbuh dari lingkungan keluarga. Karena itu, tradisi silaturahmi perlu terus dijaga dan diwariskan agar nilai-nilai kekeluargaan, gotong royong, saling menghormati, serta kepedulian sosial tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Rangkaian kegiatan berlangsung sederhana namun penuh makna, dimulai dari sesi ramah tamah, foto bersama keluarga besar, hingga makan bersama sambil menikmati suasana Pantai Biru. Momentum ini juga dimanfaatkan para sesepuh keluarga untuk menyampaikan pesan agar generasi muda senantiasa menjaga silaturahmi, menghormati perbedaan, serta melestarikan nilai-nilai kebersamaan sebagai warisan keluarga.
Lebih dari sekadar agenda kekeluargaan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa keberagaman bukanlah penghalang untuk bersatu. Perbedaan latar belakang daerah dan suku justru menjadi kekayaan yang memperkokoh persaudaraan ketika dibangun di atas rasa saling menghormati, kepedulian, dan kasih sayang.
Di tengah tantangan kehidupan modern yang kerap mengurangi intensitas pertemuan keluarga, silaturahmi seperti ini memiliki nilai edukatif yang tinggi. Hubungan kekeluargaan yang terjaga diyakini mampu memperkuat solidaritas sosial, membangun karakter generasi muda, sekaligus menjadi benteng dalam mempertahankan budaya gotong royong dan nilai-nilai luhur bangsa.
Keluarga Besar PYM Ishak Manggabarani berharap kegiatan silaturahmi ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai wadah mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat persatuan, serta melestarikan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas keluarga besar.
Diharapkan semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus menjaga persaudaraan di tengah keberagaman.
Reporter: TIM KLTV Indonesia
iklan 1
iklan 2

DPP LIMAS MENGUCAPKAN SELAMAT HARI BAKTI ADHIAKSA






