Kilas Balik Idul Adha: Kebersamaan Menyatukan Persaudaraan Dari Berbagai Strata 

Oplus_16908288
Deskripsi gambar untuk SEO DEWAN PENGURUS PUSAT LASKAR 99 BAWAKARAENG Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Ibu Aliyah Mustika Ilham Wakil Wali Kota Makassar yang ke-57 Tahun -30 Maret 2026-

Klivetvindonesia.com-Idul Adha bikin orang – orang yang biasanya berjarak , jadi merasa dekat lagi karena melakukan hal yang sama bareng – bareng , itulah kilas balik dari Idul Adha , Rabu 27 Mei 2026 .

Pantauan  Media ini baik sebelum dilaksanakan kegiatan maupun sementara dilaksanakan dimana , tetangga , dan kenalan kumpul buat potong daging , yang terjadi bukan cuma kerja fisik semata . Tapi ada beberapa hal yang bikin momen itu beda :

1. Batas sosial cair yaitu mulai dari berbagai profesi dari ketua RT , tukang ojek , kuliahan , semua pegang pisau dan ember bareng . Tidak ada sekat ” saya orang penting” . Semua sama .

 

2. Obrolan ringan jadi perekat

Sambil motong dan menimbang daging , terdengar keluar cerita lucu , gosip atau rencana berikutnya dengan sapaan , semoga panjang umur tahun depan kita bisa melaksanakan lagi . Obrolan kecil begini terasanya lebih akrab hubungan dari pada pertemuan formal .

 

3. Rasa punya tanggung jawab bareng

Kalau ada yang salah potong , daging jatuh , atau timbangannya kurang ,atau tetangga yang belum dapat bagian , semua ikut berpikir . Itu bikin rasa ” kita satu tim makin kuat .

 

Jadi tidak heran kalau habis Idul Adha banyak orang merasa lebih akrab sama tetangga yang sebelumnya cuma sekadar sapa. Karena mereka udah pernah kerja kotor , panas , dan capek bareng .

 

Sementara kegiatan yang dilakasanaka 1-H sebelum memasuki hari Idul Adha yakni pembagian kupon dari pintu kepintu , ada juga yang undangan lewat HP buat kenalan dan tetangga .

 

Semua yang dilaksanakan itu sebagai bentuk ikatan emosional maka untuk bisa mencapai hal itu ada 3 cara kebersamaan di Idul Adha yang menyatukan rasa persaudaraan antara lain :

 

1. Lewat Ibadah yang sama . Semua Muslim yang mampu disunahkan kurban . Proses nyembelih , bagi daging , makan bareng setelahnya , itu dialami hampir semua orang di lingkungan-nya . Tidak peduli kaya – miskin , tetangga kenal atau tidak , semuanya ikut ritme yang sama . Itu bikin rasa ” kita sama muncul .

 

2. Lewat berbagi daging kurban

Daging kurban wajib dibagikan , bahkan ke orang yang tidak kenal . Orang yang mungkin setahun tidak pernah ngobrol , tiba – tiba ketemu pas ngantri daging . Yang menerima merasa dihargai , yang ngasih merasa punya tanggung jawab sosial .Dari situ lahir rasa solidaritas .

 

3. Lewat suasana gotong royong

Mulai dari cari hewan kurban , patungan , jagal , motong , sampai distribusi , semuanya kerja bareng . Tidak ada bos dan bawahan , yang ada cuma ” tim masjid , “tim RT atau” tim keluarga “. Rasa ” kita lagi mengerjakan sesuatu bareng ” itu yang menguatkan ikatan persaudaraan .

 

Jadi ” menyatukan rasa persaudaraan ” di sini bukan hanya sekedar slogan yang dibahaskan . Idul Adha merupakan momen di mana perbedaan status , kerjaan , umur , ketemu di satu titik pada pelaksana kurban .

Penulis : Frans Kato

Informasi: bukan lagi bagian dari KLTV PT GADAI MAS NUSANTARA
info iklan - berminat langsung klik Chat WhatsApp

Pos terkait

Promosi
Deskripsi gambar untuk SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *