MAKASSAR – Aksi pembusuran kembali terjadi di Kota Makassar. Kali ini menimpa Eko Prasetyo (39), seorang warga Jalan Daeng Tata Kompleks Hartaco Indah yang juga merupakan kader KIWAL Garuda Hitam.
Korban mengalami luka serius di bagian kaki kiri setelah terkena busur panah yang diduga dilepaskan oleh orang tak dikenal (OTK), Minggu (31/05/2026) sekitar pukul 20.30 WITA.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Daeng Tata Raya, tepatnya di gerbang Kompleks Hartaco Indah, Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.
Berdasarkan keterangan korban, saat itu dirinya hendak pulang ke rumah dan melihat sekelompok pemuda berboncengan menggunakan sepeda motor sambil berteriak-teriak di sekitar lokasi.
“Saat hendak pulang ke rumah, saya melihat ada sekelompok pemuda yang melintas menggunakan sepeda motor.
Ketika berada di depan gerbang kompleks, saya mendengar bunyi keras.
Saya kira motor saya terkena lemparan batu, ternyata kaki saya sudah terkena busur,” ungkap Eko saat ditemui di ruang IGD RS Bhayangkara Makassar.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka cukup serius dan harus mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Daya Makassar untuk perawatan lanjutan.
Korban mengaku tidak mengetahui motif penyerangan tersebut karena selama ini dirinya merasa tidak memiliki persoalan ataupun konflik dengan siapa pun.
Menanggapi kejadian itu, Ketua MPC KIWAL Garuda Hitam Kota Makassar, Sudegar, SE, mengecam keras aksi pembusuran yang menimpa kadernya.
Ia meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap para pelaku.
“Kami mengecam keras tindakan brutal yang dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab hingga menyebabkan kader kami menjadi korban.
Kami meminta aparat kepolisian untuk bergerak cepat mengungkap kasus ini, menangkap pelaku, dan memberikan hukuman sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Sudegar
Sudegar juga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang karena telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya warga yang melintas di kawasan Jalan Daeng Tata dan sekitarnya.
Sementara itu, pihak Polsek Tamalate telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah keterangan saksi.
Hingga berita ini diterbitkan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian
iklan 1
iklan 2





