SULSEL KLTV INDONESIA, http://klivetvindonesia.com GOWA — Ribuan jamaah memadati Lapangan Syekh Yusuf yang berada di Jalan Masjid Raya, Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dalam pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu pagi. Suasana penuh khidmat dan gema takbir mengguncang lapangan sejak pagi hari, menandai perayaan Hari Raya Kurban yang berlangsung penuh kebersamaan dan kekhusyukan.
Pelaksanaan Sholat Idul Adha dipimpin oleh Ustadz Muh. Syahrul Habib, M.Pd., selaku imam, sementara khutbah Idul Adha disampaikan oleh Ustadz Prof. Dr. KH. Ambo Asse, M.Ag., Ketua PW Muhammadiyah Sulawesi Selatan. Dalam khutbahnya, khatib mengangkat kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai simbol keteguhan iman dan pengorbanan yang menjadi teladan sepanjang masa. “Kala tetesan air mata Nabi Ibrahim AS jatuh menyaksikan keteguhan iman putranya Nabi Ismail AS, di situlah sejarah agung tercipta,” ungkap khatib di hadapan jamaah.

Turut hadir Bupati Gowa Dr. Hj. Husniah Talenrang, SE., MM., Wakil Bupati Gowa Ir. H. Darmawangsyah Muin, M.ST., unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, anggota DPRD, Kementerian Agama, serta tokoh agama dan masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Gowa mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dalam wawancara bersama KLTV INDONESIA, Bupati Gowa Hj. Husniah Talenrang menyampaikan bahwa Idul Adha bukan sekadar ibadah kurban, tetapi juga pengingat pentingnya keikhlasan dan kebersamaan. “Semangat Idul Adha harus mampu mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Kami sangat bangga melihat antusias masyarakat Gowa yang begitu besar menghadiri Sholat Idul Adha dengan penuh ketertiban dan kekhusyukan,” ujarnya.

Mengusung tema nasional “Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan”, peringatan Idul Adha tahun ini menjadi refleksi penting bagi masyarakat untuk terus menjaga persatuan, membantu sesama, dan mendukung pembangunan daerah. Membeludaknya jamaah di Lapangan Syekh Yusuf menjadi bukti kuat bahwa nilai religius, persaudaraan, dan semangat gotong royong masih tumbuh kokoh di tengah masyarakat Kabupaten Gowa.
*LIPUTAN KLTV INDONESIA KABIRO GOWA KAMARUDDIN DG NGAWING
iklan 1
iklan 2






