Klivetvindonesia.com- Pancasila itu bukan hanya dihafal atau dibacakan pada upacara bendera atau buat kegiatan lomba cerdas cermat dan kegiatan konser musik dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Pancasil 1 Juni karena itu hanya menghibur sesaat tapi yang paling penting , mampu mempraktekan nilai Pancasila terhadap sesama manusia.
Pejabat itu kalau disekolah kaya guru dan murid kaya masyarakat , posisi pejabat itu di kelas yang dilihat , ditiru dibicarakan oleh muridnya . Kalau gurunya telat , muridnya tidak akan disiplin . Kalau gurunya main Hand Phone waktu mengajar , jangan heran kalau muridnya juga tidak mau dengar .
Makanya sila keadilan itu berat buat pejabat .Bukan cuma soal buat aturan , tapi soal jadi contoh :
– Kalau pejabat antre dan tidak minta dilayani duluan , masyarakat pelan – pelan malu buat serobot .
– Kalau pejabat bayar pajak benar dan lapor harta jelas , masyarakat lebih rela bayar pajak juga.
Tanpa contoh dari atas , ceramah apapun susah masuk karena masyarakat tidak dengar apa yang kita bilang , tapi melihat apa yang kita lakukan .
Jadi pejabat yang paham Pancasila itu bukan yang paling lantang pidato 1 Juni , tapi yang paling konsisten hidupin nilai keadilan tiap hari – bahkan waktu tidak ada kamera .
Pancasila itu gambaran realita kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik maka pejabat harus menjadi panutan mengimpelmentasi nilai – nilai Pancasila kepada masyarakat dalam kehidupan sehari – hari sehingga apa yang dilakukan pejabat yang baik bisa ditiru oleh masyarakat dan Pancasila jangan hanya dikramatkan dalam bentuk slogan .
Penulis : Frans Kato
iklan 1
iklan 2






