Pedagang Kaki Lima Bersih Keras Bertahan di Pasar Kalimbu, Sementara Pemerintah Terus Melakukan Pendekatan Persuasif

Deskripsi gambar untuk SEO DEWAN PENGURUS PUSAT LASKAR 99 BAWAKARAENG Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Ibu Aliyah Mustika Ilham Wakil Wali Kota Makassar yang ke-57 Tahun -30 Maret 2026-

KLTV INDONESIALiputan Ikbal99

‎MAKASSAR-  http://klivetvindonesia.comAntara pemerintah dan pedagang kaki lima hingga kini belum menemukan titik temu terkait relokasi pedagang dari Pasar Kalimbu ke Mallengkeri. Akibatnya, para pedagang masih memilih bertahan berjualan di lokasi tersebut.

‎Hal itu terlihat dari bentangan spanduk yang dipasang para pedagang bertuliskan: “Kami Aliansi Para Pedagang Menolak dengan Tegas Direlokasi ke Mallengkeri.” Aksi tersebut berlangsung di Jalan Veteran Utara, Kota Makassar, Kamis malam, 21 Mei 2026, sekitar pukul 01.30 WITA.

‎Selain membentangkan spanduk penolakan, sejumlah pedagang kaki lima juga melakukan konvoi di sekitar Jalan Veteran Utara sambil meneriakkan yel-yel. Beberapa di antaranya tampak berdialog dengan pihak kelurahan agar tetap diberikan izin berjualan di lokasi tersebut dan tidak dipindahkan ke Mallengkeri.

‎Sementara itu, pihak pemerintah terus melakukan pendekatan secara persuasif kepada para pedagang agar segera menempati lapak yang telah disiapkan di kawasan Mallengkeri. Lokasi relokasi tersebut disebut mampu menampung ratusan pedagang.

‎Namun demikian, sebagian pedagang masih bersikeras mempertahankan lapaknya sehingga terjadi tarik ulur antara pedagang dan pemerintah terkait proses relokasi tersebut.

‎Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pihak Kelurahan Wajo Baru, Kecamatan Bontoala, sebelumnya telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang agar segera mengosongkan lokasi dan pindah ke Mallengkeri.

‎Saat diwawancarai, Lurah Gaddong, Kecamatan Bontoala, Rakhmawaty Mattauang, menjelaskan bahwa lokasi Pasar Kalimbu sebenarnya berada di wilayah Kelurahan Wajo Baru, bukan di wilayah Kelurahan Gaddong. Menurutnya, pihak yang lebih berwenang memberikan keterangan terkait persoalan tersebut adalah pemerintah Kelurahan Wajo Baru.

‎Meski demikian, ia mengakui bahwa wilayah Kelurahan Gaddong juga ikut terdampak karena berbatasan langsung dengan area pasar. Namun, secara administratif keberadaan Pasar Kalimbu tetap masuk dalam wilayah Kelurahan Wajo Baru, Kecamatan Bontoala.

‎Salah seorang warga mengatakan, keberadaan pedagang yang berjualan di badan jalan menjadi salah satu penyebab kemacetan di kawasan itu.

‎“Banyak pedagang menjual sayur mayur di badan jalan sehingga menyebabkan kemacetan,” ujar seorang warga.

‎Pantauan KLTV INDONESIA di lokasi, aksi para pedagang berlangsung kondusif dan tidak menimbulkan keributan serius meski dilakukan pada tengah malam. Setelah menyampaikan aspirasi mereka, para pedagang akhirnya membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing dengan aman dan tertib.

Informasi: bukan lagi bagian dari KLTV PT GADAI MAS NUSANTARA
info iklan - berminat langsung klik Chat WhatsApp

Pos terkait

Promosi
Deskripsi gambar untuk SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *