Dari Sungai Parameang untuk Harapan Warga” — Kapolres Pangkep Pimpin Langsung Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Tondong Tallasa

Deskripsi gambar untuk SEO DEWAN PENGURUS PUSAT LASKAR 99 BAWAKARAENG Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Ibu Aliyah Mustika Ilham Wakil Wali Kota Makassar yang ke-57 Tahun -30 Maret 2026-

PANGKEP- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com.PANGKEP – Semangat pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Resor Pangkajene dan Kepulauan (Polres Pangkep) melalui dimulainya pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Sungai Parameang, Kampung Parameang, Desa Bontobirao, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep, Rabu (20/05/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Pembangunan jembatan tersebut menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat setempat, karena selama bertahun-tahun warga harus menghadapi keterbatasan akses transportasi untuk menuju pemukiman maupun membawa hasil pertanian mereka keluar wilayah. Kehadiran jembatan ini nantinya akan menjadi akses vital sekaligus satu-satunya penghubung utama antara Kampung Maguliling dengan pemukiman warga Desa Bontobirao.

Mengusung tema “POLRI UNTUK MASYARAKAT”, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi bukan hanya sekadar proyek infrastruktur, melainkan bentuk nyata bakti sosial dan kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat di daerah pelosok. Kehadiran Polri di tengah masyarakat kali ini tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut membangun harapan baru bagi warga yang selama ini mendambakan akses yang layak dan aman.

Kegiatan diawali dengan prosesi doa bersama yang berlangsung penuh khidmat di lokasi pembangunan. Doa dipimpin langsung oleh Imam Desa Bontobirao, M. Yahya, yang memohon keberkahan, keselamatan, dan kelancaran selama proses pengerjaan jembatan berlangsung hingga selesai.

Kapolres Pangkep AKBP Husni Ramli, S.I.K., M.Tr.Opsla., hadir langsung memimpin kegiatan bersama para pejabat utama Polres Pangkep, personel gabungan, unsur pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Kehadiran Kapolres di lokasi menjadi bukti keseriusan dan komitmen Polres Pangkep dalam membantu masyarakat yang membutuhkan akses infrastruktur memadai.

Usai pembacaan doa, kegiatan dilanjutkan dengan aksi gotong royong pengumpulan material awal pembangunan. Personel Polres Pangkep bersama warga tampak kompak mengangkat batu, mengumpulkan material, serta mengambil pasir di sekitar aliran Sungai Parameang untuk dijadikan bahan dasar konstruksi jembatan.

Suasana kebersamaan begitu terasa ketika personel kepolisian dan masyarakat bekerja berdampingan tanpa sekat. Tangan-tangan yang biasanya menjalankan tugas menjaga keamanan kini turut memegang cangkul, mengangkat batu, dan membantu warga demi terwujudnya jembatan impian masyarakat Kampung Parameang.

Pengerjaan fisik jembatan ini memang melibatkan langsung personel kepolisian dari Polres Pangkep sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat. Semangat gotong royong yang tercipta dalam kegiatan tersebut menjadi cerminan kuatnya hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

Lokasi pembangunan jembatan berada sekitar tiga kilometer dari pusat Desa Bontobirao dengan akses menuju lokasi yang masih berupa jalan tani dan pengerasan. Kondisi medan yang cukup sulit tidak menyurutkan semangat para personel maupun warga untuk tetap bekerja bersama demi mempercepat proses pembangunan.

Kapolres Pangkep AKBP Husni Ramli dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung pembangunan wilayah dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut nantinya akan sangat membantu aktivitas warga, mulai dari akses anak-anak menuju sekolah, mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, hingga mempermudah pelayanan sosial dan kesehatan bagi warga di wilayah pedalaman Kecamatan Tondong Tallasa.

Selain memperlancar aktivitas masyarakat, pembangunan jembatan juga diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Dengan akses yang lebih baik, warga akan lebih mudah menjangkau pusat aktivitas ekonomi maupun layanan pemerintahan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Kapolres Pangkep AKBP Husni Ramli, S.I.K., M.Tr.Opsla., Kabag Sumda Polres Pangkep Kompol H. Abd. Samad, S.H., Kapolsek Tondong Tallasa AKP Nompo, S.H., M.H., Kasat Reskrim Polres Pangkep AKP Abd. Halim, S.H., Kasat Samapta Polres Pangkep AKP Irsal, Kepala Desa Bontobirao Rahmatullah, S.I.Pem., Wakapolsek Tondong Tallasa IPDA Farman Duma, S.H., Padal Regu 1 IPDA Aswin Mubaroq, S.Tr.K., personel Polsek Tondong Tallasa, personel gabungan Polres Pangkep Regu 1, serta masyarakat Desa Bontobirao.Masyarakat pun menyambut penuh antusias pembangunan jembatan tersebut. Mereka berharap kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi nantinya benar-benar menjadi solusi atas kesulitan akses yang selama ini dirasakan warga, terutama saat musim hujan ketika debit sungai meningkat dan aktivitas masyarakat menjadi terhambat.

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini diharapkan menjadi simbol kepedulian, persatuan, dan semangat gotong royong antara Polri dan masyarakat. Lebih dari sekadar penghubung antarwilayah, jembatan ini nantinya akan menjadi penghubung harapan, kesejahteraan, dan masa depan masyarakat Desa Bontobirao menuju kehidupan yang lebih baik.

Informasi: bukan lagi bagian dari KLTV PT GADAI MAS NUSANTARA
info iklan - berminat langsung klik Chat WhatsApp

Pos terkait

Promosi
Deskripsi gambar untuk SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *