KIS ROSMIRA Sempat Tak Aktif, Operasi Caesar Terancam Jadi Beban Biaya! PKPM dan Dinsos Jeneponto Bergerak Cepat

SDM PKH KOTA MAKASSAR MENGUCAPKAN SELAMAT JALAN REKAN SEPERJUANGAN IBU HJ. NURAENI, KAMI BERSAKSI BELIAU ORANG BAIK Deskripsi gambar untuk SEO

SULSEL_ Ⓚ –LTV INDONESIA

–klivetvindonesia.com   MAKASSAR– Kepedulian terhadap sesama kembali membuktikan bahwa sinergi dan gerak cepat dapat menjadi harapan bagi masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan. Pendamping Kebijakan Pemerhati Masyarakat (PKPM) Sulawesi Selatan bersama Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto bergerak membantu Rosmira, perempuan berusia 19 tahun, yang menghadapi kendala administrasi Kartu Indonesia Sehat (KIS) saat menjalani penanganan medis di Makassar.

Bacaan Lainnya
info iklan - berminat langsung klik Chat WhatsApp

Rosmira, warga Desa Rombe, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, sebelumnya menjalani perawatan di RSIA Amanat Makassar. Kondisi keluarganya yang kurang mampu semakin berat setelah diketahui kartu KIS miliknya tidak aktif.

Keluarga pasien mengungkapkan bahwa apabila dalam waktu 3 x 24 jam kartu tersebut tidak kembali aktif, Rosmira terancam dialihkan ke jalur pasien umum. Konsekuensinya, biaya operasi caesar yang telah dijalani harus ditanggung sendiri oleh keluarga.

Mendapatkan informasi tersebut, Ketua Umum PKPM Sulawesi Selatan, Eka Darmawansyah, langsung turun melakukan pengecekan di RSIA Amanat Makassar. Ia berkomunikasi dengan keluarga pasien untuk memastikan persoalan yang dihadapi sekaligus mencari jalan keluar.

Tak ingin persoalan berlarut-larut, Eka kemudian berkoordinasi langsung dengan Direktur RSIA Amanat Makassar. Dari komunikasi tersebut, ia mendapatkan arahan agar segera mengupayakan pengaktifan kembali KIS pasien melalui instansi terkait.

Kepedulian Berbuah Solusi, KIS Rosmira Kembali Aktif

Langkah cepat pun dilakukan. Eka Darmawansyah bersama keluarga pasien mendatangi Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi Rosmira.

Kedatangan mereka disambut baik oleh Kepala Dinas Sosial Jeneponto, Syamsuddin, L., S.E., M.M. Setelah dilakukan koordinasi dan penanganan, KIS Rosmira diketahui telah kembali aktif pada 1 November 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi angin segar bagi keluarga pasien yang sebelumnya dihantui kekhawatiran terhadap beban biaya pengobatan.

Kepala Dinas Sosial Jeneponto, Syamsuddin, menyampaikan rasa bangga atas kemitraan dengan Eka Darmawansyah selaku Ketua Umum PKPM Sulawesi Selatan.

“Secara pribadi dan institusi, saya merasa bangga bisa bermitra dengan Saudara Eka Darmawansyah. Saya juga bersyukur kepada Allah karena dapat membantu sesama yang memang sedang membutuhkan pertolongan. Dinas Sosial Jeneponto berkomitmen untuk selalu hadir sebagai solusi atas setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat,” ungkapnya.

Penanganan Medis Berlanjut, Rosmira Dirawat di RSUD Makassar

Setelah persoalan administrasi KIS berhasil ditangani, Rosmira kemudian tiba di RSUD Kota Makassar untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Pasien diterima oleh petugas IGD dan dokter. Berdasarkan hasil pemeriksaan CT scan, Rosmira didiagnosis mengalami usus buntu dan harus menjalani rawat inap untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan kesehatan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tindakan medis, tetapi juga akses administrasi dan jaminan pembiayaan yang kerap menjadi tantangan bagi keluarga kurang mampu.

PKPM Apresiasi Sinergi dan Pelayanan Kemanusiaan

Ketua Umum PKPM Sulawesi Selatan, Eka Darmawansyah, bersama seluruh jajaran menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Bupati Jeneponto, Kepala Dinas Sosial Jeneponto, serta seluruh tenaga medis dan petugas RSIA Amanat Makassar.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada kepala IGD, dokter, bidan, dan perawat yang telah memberikan pelayanan dengan sepenuh hati, ramah, santun, dan penuh kepedulian.

Pendampingan terhadap Rosmira menjadi gambaran nyata bahwa kolaborasi antara masyarakat, organisasi pemerhati sosial, pemerintah, dan tenaga kesehatan sangat penting dalam memastikan warga yang membutuhkan tidak kehilangan akses terhadap pelayanan kesehatan.

Salam Peduli, Peduli Masyarakat!

PKPM Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya mereka yang menghadapi kesulitan sosial dan membutuhkan bantuan dalam mengakses pelayanan publik.

Sebab, di balik setiap persoalan administrasi, ada manusia yang membutuhkan kepastian, perhatian, dan uluran tangan. Kepedulian yang dilakukan secara bersama-sama dapat menjadi jembatan menuju harapan dan kehidupan yang lebih baik.

Deskripsi gambar untuk SEO DPP LIMAS MENGUCAPKAN SELAMAT HARI BAKTI ADHIAKSA PT GADAI MAS NUSANTARA
info iklan - berminat langsung klik Chat WhatsApp

Pos terkait

Promosi
dokter spesialis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *