PANGKEP- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com. PANGKEP — Memasuki fase musim kemarau yang rawan memicu terjadinya bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), aparat teritorial jajaran Kodim 1421/Pangkep terus mengintensifkan langkah-langkah preventif di tingkat desa. Salah satu aksi nyata ditunjukkan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1421-02/Minasatene yang bertugas di Desa Bonto Birao, Serda Muspaharuddin. Beliau menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) dialogis langsung di tengah-tengah pemukiman warga binaan pada Sabtu siang (19/09/2026).

Kegiatan Komsos yang sarat dengan muatan edukasi kamtibmas ini dilaksanakan sekitar pukul 12.30 WITA, bertempat di kawasan Kampung Bonto, Desa Bonto Birao, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Di tengah teriknya cuaca siang hari, Serda Muspaharuddin mengumpulkan dan menyambangi warga yang sedang beristirahat guna memberikan sosialisasi penting mengenai perlindungan lingkungan dari ancaman bahaya kebakaran.
Dalam kesempatan tatap muka penuh kekeluargaan tersebut, Serda Muspaharuddin menyampaikan tiga poin maklumat dan imbauan penting yang menjadi atensi komando atas demi keselamatan wilayah
Pertama, Babinsa memberikan penjelasan secara mendalam dan komprehensif kepada warga mengenai bahaya laten, faktor penyebab, serta dampak buruk yang ditimbulkan oleh Karhutla. Warga diedukasi bahwa kabut asap akibat kebakaran tidak hanya merusak ekosistem alam dan lahan produktif pertanian, tetapi juga berakibat fatal bagi kesehatan manusia karena dapat memicu gangguan pernapasan akut (ISPA).

Kedua, masyarakat diajak untuk senantiasa menjaga higienitas dan kebersihan lingkungan di sekitar pekarangan rumah serta area perkebunan. Secara khusus, Babinsa memberikan peringatan humanis agar para peladang dan warga yang melintas tidak membuang puntung rokok yang masih menyala secara sembarangan di atas vegetasi atau rumput yang telah mengering, karena kelalaian kecil tersebut sangat mudah memicu kobaran api skala besar akibat tiupan angin kencang.
Ketiga, Serda Muspaharuddin menanamkan jiwa gotong royong dan kesiapsiagaan kolektif. Warga diimbau untuk selalu siaga menjaga wilayah masing-masing dan diharapkan segera mengambil tindakan awal membantu proses pemadaman secara terpadu apabila melihat kepulan asap atau kemunculan titik api kecil di sekitar wilayah Desa Bonto Birao sebelum api meluas tak terkendali.
Pendekatan dialogis yang dilakukan oleh Babinsa ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat yang berkomitmen untuk ikut menjaga kelestarian hutan teritorial mereka. Seluruh rangkaian kegiatan interaksi sosial dan edukasi pencegahan karhutla yang berlangsung selama satu jam ini berjalan dengan sangat aman, tertib, dan lancar hingga dinyatakan selesai pada pukul 13.30 WITA dalam situasi yang kondusif.
Iklan Terbaru
iklan 1
iklan 2

DPP LIMAS MENGUCAPKAN SELAMAT HARI BAKTI ADHIAKSA






