17 Pekan Menebar Kepedulian, YR TIM Terus Hadir di Tengah Warga Binaan Lapas Pohuwato

MINAT PASANG IKLAN DITULISAN INI SEGARA HUBUNGI TEAM MARKETING 🤗🤗🤗 Deskripsi gambar untuk SEO

POHUWATO — Kepedulian terhadap warga binaan terus diwujudkan Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju (YR TIM). Memasuki pekan ke-17, YR TIM kembali melaksanakan aksi sosial dengan menyambangi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pohuwato, Jumat (28/8/2026).

 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan sosial YR TIM yang dilaksanakan secara berkelanjutan di Kabupaten Pohuwato. Kepedulian yayasan tidak hanya ditujukan kepada masyarakat umum, tetapi juga kepada warga binaan yang tengah menjalani proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

 

Koordinator YR TIM, Fahri Tuda, mengatakan keberlanjutan menjadi salah satu nilai penting dalam gerakan sosial yang selama ini mereka jalankan.

 

Menurut Fahri, kepedulian sosial tidak semata-mata diukur dari besar kecilnya bantuan yang diberikan. Lebih dari itu, kepedulian tercermin dari kemauan untuk terus hadir, berbagi, serta memberikan manfaat bagi sesama.

 

“Ini sudah memasuki pekan ke-17. Bagi kami, yang paling penting bukan seberapa besar yang diberikan, tetapi bagaimana kita bisa terus menjaga semangat berbagi dan memberikan manfaat bagi orang lain,” ujar Fahri.

 

Warga Binaan Tetap Bagian dari Masyarakat

 

Fahri menilai warga binaan tetap merupakan bagian dari masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Menurutnya, dukungan moral dari lingkungan sekitar dapat menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga semangat warga binaan selama menjalani proses pembinaan.

 

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga mampu menghadirkan semangat dan motivasi bagi warga binaan untuk mempersiapkan diri sebelum kembali ke tengah masyarakat.

 

“Kami berharap apa yang kami lakukan ini bisa memberikan sedikit kebahagiaan dan semangat. Mudah-mudahan teman-teman di Lapas tetap kuat menjalani prosesnya dan nantinya bisa kembali ke masyarakat dengan membawa perubahan yang lebih baik,” katanya.

 

Menjaga Budaya Berbagi

 

Lebih lanjut, Fahri menegaskan bahwa budaya berbagi dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Menurutnya, seseorang tidak harus menunggu memiliki kemampuan materi yang besar untuk dapat menunjukkan kepedulian kepada orang lain.

 

“Berbagi kebaikan tidak harus menunggu kita menjadi orang yang mampu dalam segala hal. Selama ada niat dan kepedulian, kita bisa melakukan sesuatu untuk orang lain,” pungkasnya.

 

Memasuki pekan ke-17, YR TIM menyatakan komitmennya untuk terus mempertahankan kegiatan sosial tersebut sebagai gerakan yang berkelanjutan di Kabupaten Pohuwato.

 

Bagi YR TIM, kehadiran di tengah warga binaan bukan sekadar agenda berbagi. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial sekaligus memberikan dukungan moral kepada mereka yang sedang menjalani proses pembinaan dan mempersiapkan diri untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat.

 

Konsistensi selama 17 pekan menjadi gambaran bahwa kepedulian sosial dapat dibangun melalui langkah sederhana yang dilakukan secara terus-menerus. Bagi YR TIM, berbagi bukan hanya tentang memberikan sesuatu, tetapi juga tentang menghadirkan perhatian, harapan, dan semangat bagi sesama.

Deber27

Deskripsi gambar untuk SEO DPP LIMAS MENGUCAPKAN SELAMAT HARI BAKTI ADHIAKSA PT GADAI MAS NUSANTARA
info iklan - berminat langsung klik Chat WhatsApp

Pos terkait

Promosi
dokter spesialis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *