PT.Multi Garam Utama Tbk Gelar Pubex 2026, Hanya Akan Berinvestasi Jika Management Terbukti Capable dan Memiliki Visi Sejalan Mengelola Perusahaan, Tegas Dirut Danny

MINAT PASANG IKLAN DITULISAN INI SEGARA HUBUNGI TEAM MARKETING 🤗🤗🤗 Deskripsi gambar untuk SEO

*PT.Multi Garam Utama Tbk Gelar Pubex 2026, Hanya Akan Berinvestasi Jika Management Terbukti Capable dan Memiliki Visi Sejalan Mengelola Perusahaan, Tegas Dirut Danny*

 

Jakarta –

Klivetvindonessia.com –

PT.Multi Garam Utama Tbk (FOLK) menegaskan komitmennya untuk tetap disiplin dalam mengeksekusi strategi investasi. Emiten holding investasi multisektor ini baru saja merampungkan investasi signifikan di sektor kesehatan dengan menyerap 7% kepemilikan saham di PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS).

 

Direktur Utama FOLK, Danny Sutradewa mengungkapkan, dalam melakukan investasi, Perseroan selalu berpedoman pada lima fondasi utama:

 

1. Skala Pasar yang Besar

 

FOLK selalu memastikan bahwa industri yang mereka masuki memiliki pangsa pasar yang masif dan prospek pertumbuhan jangka panjang. Sektor healthcare yang baru saja diinvestasi menjadi salah satu sektor yang dinilai memiliki pangsa pasar yang besar.

 

“Diagnos itu laboratorium, healthcare dan tentunya healthcare merupakan industri yang punya market size yang sangat besar. Saya percaya ke depannya akan terus bertumbuh industri healthcare di Indonesia karena kebutuhannya juga sangat besar,” ujar Danny pada paparan publik hibrid seperti ditulis SWA.co.id di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

 

2. Batasan Masuk yang Tebal

 

Prinsip kedua menekankan pada proteksi bisnis dari ancaman kompetitor. Perusahaan target harus memiliki keunggulan yang sulit ditiru secara instan (copy-paste).

 

“Dalam industri kesehatan seperti Diagnos, proteksi tersebut tercermin dari ketatnya regulasi dan lisensi berlapis yang diawasi langsung oleh Kementerian Kesehatan serta BPOM, termasuk adanya restriksi tertentu bagi kepemilikan asing,” ungkapnya.

3. Memiliki Potensi Pertumbuhan yang Tinggi

 

FOLK membidik emiten atau perusahaan yang mampu mencatatkan multiplikasi pendapatan (revenue) secara konsisten tiap tahunnya. Strategi ini sebelumnya sukses diterapkan pada portofolio ekosistem new media seperti Folkative dan Finlolk, serta USS Networks yang sukses membuka ceruk pasar baru (new media) yang belum terjamah sebelumnya.

 

4. Manajemen yang Andal

 

Faktor manusia dan kepemimpinan memegang peranan krusial bagi FOLK. Uji tuntas (due diligence) tidak hanya dilakukan pada angka di atas kertas, melainkan lewat interaksi mendalam langsung dengan jajaran manajemen.

“FOLK hanya akan berinvestasi jika manajemen terbukti capable dan memiliki visi yang sejalan dalam mengelola perusahaan,” tegasnya.

 

5. Valuasi yang Menarik

 

Dengan modal investasi yang substansial, FOLK datang ke meja perundingan membawa posisi tawar (bargaining power) yang kuat. Kekuatan negosiasi ini memungkinkan perseroan untuk menyepakati struktur transaksi yang menguntungkan dan masuk ke perusahaan target dengan valuasi atau harga yang relatif murah.

 

Melalui konsistensi penerapan kelima pilar pakem ini, FOLK optimistis portofolio investasi yang dibentuknya tidak hanya memberikan nilai tambah bagi ekosistem grup, tetapi juga mampu mengamankan pertumbuhan imbal hasil yang solid bagi para pemegang saham dalam jangka panjang.

 

Jurnalis Christy.

WA – 0858-8255-3667

Deskripsi gambar untuk SEO DPP LIMAS MENGUCAPKAN SELAMAT HARI BAKTI ADHIAKSA PT GADAI MAS NUSANTARA
info iklan - berminat langsung klik Chat WhatsApp

Pos terkait

Promosi
Deskripsi gambar untuk SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *