Dua Tahun Tabir Kelam Kematian Riyas Nuraini: Keluarga Menagih Janji Keadilan Kepada Kapolri dan Presiden

MINAT PASANG IKLAN DITULISAN INI SEGARA HUBUNGI TEAM MARKETING 🤗🤗🤗 Deskripsi gambar untuk SEO

klivetvindonesia.com., LAMPUNG TIMUR – Dua tahun sudah berlalu sejak tragedi memilukan yang menimpa Riyas Nuraini, namun hingga detik ini, hukum tampaknya masih berjalan di tempat. Pelaku pembunuhan keji terhadap kader Fatayat NU Lampung Timur tersebut masih bebas berkeliaran, meninggalkan luka mendalam dan tanya besar bagi pihak keluarga yang terus menanti keadilan.

Riyas Nuraini, seorang ibu rumah tangga yang aktif sebagai penjual online dan kader Fatayat NU, ditemukan tewas mengenaskan di dalam karung di sebuah perkebunan jagung di Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur. Jasadnya ditemukan pada 18 Juli 2024 silam dengan kondisi yang mengiris hati.

Kini, tepat dua tahun sejak peristiwa berdarah itu, pihak keluarga mengaku seperti berjalan di dalam kegelapan tanpa ada titik terang dari aparat penegak hukum.

Harapan Suami Korban: “Siapa Pembunuh Istri Saya?”

Suami korban, Sukani (35), saat ditemui di kediamannya, tidak mampu menyembunyikan rasa kecewa sekaligus harapan besarnya yang belum pupus. Ia meminta kepastian hukum yang jelas dari kepolisian.

“Pengen banget kasus ini terungkap. Siapa sebenarnya pembunuh istri saya dan apa alasannya. Sampai sekarang belum ada titik terangnya,” ungkap Sukani dengan nada bergetar.

Bagi Sukani dan keluarga besar, setiap hari yang berlalu tanpa adanya penangkapan pelaku adalah siksaan batin. Mereka mempertanyakan sejauh mana keseriusan aparat dalam mengusut tuntas kasus yang telah merenggut nyawa orang tercinta mereka.

Sempat Menyita Perhatian DPR RI, Mengapa Mandek?

Kasus pembunuhan Riyas Nuraini sebenarnya bukan kasus biasa yang luput dari sorotan. Di awal kejadian, kasus ini sempat menyita perhatian publik secara nasional hingga memantik respons keras dari anggota DPR RI.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan autopsi, pihak kepolisian dengan tegas menyatakan bahwa korban meninggal akibat pembunuhan berencana. Namun, janji untuk mengungkap dalang di balik tindakan keji ini seolah menguap bersama waktu.

Surat Terbuka untuk Kapolri dan Presiden Jokowi

Keluarga dan kerabat korban kini mengetuk pintu hati tertinggi penegak hukum dan kepala negara. Mereka berharap Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo turun tangan menginstruksikan Polda Lampung dan Polres Lampung Timur untuk membuka kembali dan mempercepat investigasi kasus ini.

Tak hanya itu, mereka juga berharap Presiden Republik Indonesia memberikan atensi khusus agar keadilan tidak tebang pilih dan hukum tidak tajam ke bawah namun tumpul pada kasus-kasus yang mulai terlupakan.

“Kami hanya butuh keadilan. Jangan biarkan pembunuh berkeliaran dengan tenang, sementara kami hidup dalam bayang-bayang ketakutan dan ketidakpastian,” pungkas perwakilan keluarga.

 

 

Team media kltv Indonesia

Deskripsi gambar untuk SEO DPP LIMAS MENGUCAPKAN SELAMAT HARI BAKTI ADHIAKSA PT GADAI MAS NUSANTARA
info iklan - berminat langsung klik Chat WhatsApp

Pos terkait

Promosi
Deskripsi gambar untuk SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *