Kapolres Maros Tekankan Bahaya Penyebaran Hoaks di Hadapan Kader HMI

Deskripsi gambar untuk SEO DEWAN PENGURUS PUSAT LASKAR 99 BAWAKARAENG Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Ibu Aliyah Mustika Ilham Wakil Wali Kota Makassar yang ke-57 Tahun -30 Maret 2026-

 

 

MAROS – Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya, S.H., S.I.K., M.I.K., M.Tr. Opsla hadir sebagai pemateri dalam kegiatan Intermediate Training (Latihan Kader II) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Butta Salewangan Maros, Kamis (21/5/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres membawakan materi mengenai keamanan di era digital. Fokus pembahasan yakni terkait bahaya penyebaran berita hoaks dan potensi konflik sosial di tengah masyarakat.

 

Di hadapan para kader HMI, AKBP Douglas Mahendrajaya menekankan pentingnya bijak menggunakan media sosial. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga ruang digital tetap aman dan kondusif.

 

Mengusung pesan “Saring Sebelum Sharing, Damai Sebelum Konflik”, Kapolres Maros mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.

 

Ia menyampaikan bahwa informasi yang tidak dikendalikan dapat berkembang menjadi gangguan keamanan. Karena itu, masyarakat diminta lebih cermat sebelum menyebarkan sebuah informasi.

 

“Kecepatan informasi yang tidak diimbangi dengan verifikasi dapat menjadi ancaman keamanan baru. Hoaks dan provokasi di media sosial bisa memicu keresahan bahkan konflik sosial,” ujar AKBP Douglas Mahendrajaya.

 

Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak mudah terpancing isu yang beredar di media sosial tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap sumber informasi tersebut.

 

“Jangan langsung percaya dan membagikan suatu informasi hanya karena cepat tersebar. Pastikan dulu sumbernya jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, karena satu informasi hoaks bisa berdampak luas di tengah masyarakat,” tambahnya.

 

Kapolres juga mengajak kader HMI untuk menjadi pelopor literasi digital. Menurutnya, mahasiswa harus mampu memberikan edukasi positif kepada masyarakat terkait penggunaan media sosial yang sehat dan bertanggung jawab.

 

“Kami berharap kader HMI bisa menjadi contoh dalam menjaga persatuan, menciptakan suasana damai, dan membantu menangkal penyebaran hoaks di lingkungan masing-masing,” tuturnya.

 

Kegiatan Intermediate Training berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti diskusi mengenai tantangan keamanan sosial di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini.

Informasi: bukan lagi bagian dari KLTV PT GADAI MAS NUSANTARA
info iklan - berminat langsung klik Chat WhatsApp

Pos terkait

Promosi
Deskripsi gambar untuk SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *