PANGKEP- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com.PANGKEP — Komitmen dalam mendukung peningkatan gizi anak usia dini terus ditunjukkan aparat kewilayahan. Salah satunya melalui keterlibatan aktif Babinsa dalam kegiatan pendampingan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa-siswi di wilayah binaannya. Pada Senin, 4 Mei 2026, kegiatan tersebut berlangsung di TK Pertiwi, Desa Bantimurung, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep.
Babinsa Desa Lanne, Sertu Achmad Pahri, turun langsung melakukan pendampingan dan pemantauan jalannya program MBG yang menyasar puluhan anak usia dini. Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 09.15 Wita, dengan suasana penuh kehangatan dan keceriaan dari para siswa yang antusias mengikuti program tersebut.
Sebanyak 34 siswa TK Pertiwi menjadi penerima manfaat dalam kegiatan ini. Makanan bergizi mulai didistribusikan pada pukul 09.30 Wita, dengan menu yang telah disiapkan secara seimbang untuk mendukung kebutuhan nutrisi anak-anak. Menu yang disajikan meliputi nasi putih, ayam kecap sebagai sumber protein hewani, tempe bumbu sebagai protein nabati, sayur kol dan kacang panjang yang kaya serat dan vitamin, serta buah pisang sebagai pelengkap nutrisi harian.
Sertu Achmad Pahri menjelaskan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk memastikan proses distribusi dan konsumsi makanan berjalan dengan tertib, aman, serta sesuai dengan standar kesehatan. Selain itu, kehadiran Babinsa juga menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi generasi muda, khususnya di wilayah pedesaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang. Ini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang mereka, terutama di usia dini,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa kegiatan berjalan lancar tanpa adanya kendala berarti. Para siswa terlihat menikmati makanan yang diberikan, sementara para guru turut berperan aktif dalam mengarahkan dan mendampingi anak-anak selama proses makan berlangsung.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Dengan keterlibatan berbagai pihak, termasuk TNI melalui Babinsa, diharapkan program ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan pemantauan berakhir pada pukul 09.50 Wita dalam keadaan aman dan tertib. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.
Dengan adanya pendampingan seperti ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang semakin meningkat, serta mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.
iklan 1
iklan 2
iklan 3






