Dunia Kerja Pacu Peran Perempuan Masa Kini 

Deskripsi gambar untuk SEO DEWAN PENGURUS PUSAT LASKAR 99 BAWAKARAENG Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Ibu Aliyah Mustika Ilham Wakil Wali Kota Makassar yang ke-57 Tahun -30 Maret 2026-

KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com–  Perempuan di era moderen mendapat tempat di dunia kerja pada posisi yang jauh lebih terbuka dibanding masa lalu , namun tetap menghadapi tantangan nyata, di satu sisi , peluang semakin luas ,” Ucap Nurlaela S.Pd ., M, Si , ketika diwawancara media ini berkaitan dengan Hari Ulang Tahung Kartini yang Ke 147 tahun , Selasa , 21 April 2026 .

Menjawab pertanyaan , menurut wanita yang ramah ini bahwa perempuan kini hadir di berbagai sektor , dari pemerintahan , pendidikan , bisnis , hingga teknologi .Lebih dari itu kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi dan mengembangkan karier juga semakin setara . Menurut dia , banyak perempuan yang mampu menjadi pemimpin , pengambil keputusan , bahkan penggerak perubahan di lingkungannya .

 

Namun di sisi lain , tantangan masih ada . Stereotip gender , beban ganda antara pekerjaan dan keluarga , serta kesenjangan kesempatan di beberapa bidang masih menjadi hambatan . Tidak jarang perempuan harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan pengakuan yang sama,” ucapnya.

Keterkaitan dengan itu , menjadi Kartini masa kini bukan hanya tentang bekerja , tetapi tentang :

1. Berani mengambil peluang ,

2. Terus meningkatkan kapasitas diri ,

3. Menjaga integritas dan profesionalisme , serta tetap menjunjung nilai – nilai sebagai perempuan . Perempuan masa kini adalah simbol kemandirian dan ketangguhan . Ia tidak hanya berjuang untuk dirinya sendiri , tetapi juga membuka jalan bagi generasi berikutnya . Jadi Perempuan di era moderen ini bukan lagi sekedar pelengkap di dunia kerja , melainkan mitra sejajar yang berperan penting dalam pembangunan dan kemajuan bangsa .

 

Menurut dia , kalau ingin benar – benar bersaing di dunia kerja saat ini , ” Kartini masa kini ” tidak cukup hanya bermodal semangat harus dibekali skill yang relevan dengan perkembangan zaman .

 

Berikut skill penting yang perlu dimiliki :

1. Kemampuan komunikasi yang efektif mampu menyampaikan ide dengan jelas , percaya diri berbicara di depan umum , serta pandai bernegosiasi dan bekerja sama .

2. Literasi digital dan teknologi menguasai penggunaan komputer , media digital , hingga memahami tren teknologi seperti AI , media sosial , dan tools kerja modern .

3. Berpikir kritis dan problem solving tidak hanya menerima informasi , tetapi mampu menganalisis , mengambil keputusan , dan menyelesaikan masalah secara bijak .

4. Adaptasi dan fleksibilitas Dunia kerja berubah cepat . Perempuan harus siap belajar hal baru, menyesuaikan diri , dan tidak takut keluar dari zona nyaman .

5. Manajemen waktu dan multitasking mampu mengatur prioritas antara pekerjaan , keluarga , dan pengembangan diri tanpa kehilangan kualitas .

6. Kepemimpinan ( leadership ) berani mengambil tanggung jawab , mampu memimpin diri sendiri maupun tim , serta memberi inspirasi bagi orang lain .

7. Kecerdasan emosional ( emotional intelligence ) . Mampu mengelola emosi , empati terhadap orang lain , dan membangun hubungan kerja yang sehat .

8. Integritas dan etos kerja jujur , disiplin , bertanggung jawab , dan konsisten – ini adalah fondasi utama kepercayaan di dunia kerja .

9. Networking ( membangun relasi ) Aktif membangun koneksi profesional yang dapat membuka peluang karier dan kolaborasi . Pada akhirnya , kartini masa kini adalah perempuan yang cerdas , tangguh adaptif , dan terus belajar. Bukan hanya mampu bersaing , tetapi juga mampu menciptakan peluang dan memberi dampak bagi sekitarnya .

 

Diskriminasi

 

Ketika ditanya apakah masih ada diskriminasi terhadap perempuan di dunia kerja , jawab wanita yang ramah ini sepertinya masih ada , meskipun bentuknya kini sering lebih halus dan tidak selalu terlihat secara langsung .

 

Dibanyak tempat , peluang memang sudah lebih terbuka . Perempuan bisa berkarier , memimpin , dan berprestasi . Namun banyak praktiknya , masih kadang ditemui beberapa bentuk ketidakadilan , tapi tidak seperti dulu , misalnya :

 

1. Kesenjangan upah ( gender pay gap ) untuk pekerjaan dan tanggung jawab yang sama , perempuan terkadang masih menerima gaji lebih rendah dibanding laki – laki .

2. Stereotip gender

Perempuan sering dianggap kurang tegas , terlalu emosional , atau kurang cocok di posisi tertentu – padahal ini tidak selalu benar .

3. Hambatan karier ( glass ceiling ) . Ada ” batas tak terlihat ” yang membuat perempuan lebih sulit naik ke posisi pimpinan , meski kompetensinya memadai .

4. Beban ganda

Perempuan sering dihadapkan pada tuntutan untuk tetap optimal di pekerjaan sekaligus mengurus rumah tangga , yang tidak selalu dibebankan sama kepada laki – laki ,” ucapnya .

 

Untuk memperkuat peran perempuan di era sekarang , yang dibutuhkan bukan hanya semangat , tetapi langkah nyata yang konsisten , baik dari diri sendiri maupun lingkungan sekitar .

 

Dengan cara :

1. Meningkatkan kualitas diri ( pendidikan dan skill ) . Terus belajar , mengasah kemampuan , dan mengikuti perkembangan zaman agar mampu bersaing dan berkontribusi .

2. Membangun kepercayaan diri berani tampil , menyampaikan pendapat , dan mengambil peran tanpa merasa ragu atau rendah diri .

3. Menguatkan kemandirian ekonomi memimiliki penghasilan atau usaha sendiri agar tidak bergantung sepenuhnya pada orang lain .

4. Aktif dalam organisasi , komunitas , atau kepemimpinan untuk memperluas peran dan pengaruh .

5. Menjaga keseimbangan peran . Mampu mengeĺola peran di keluarga dan pekerjaan secara bijak tanpa mengorbankan sala satunya .

6. Saling mendukung antara perempuan . Tidak saling menjatuhkan , tetapi saling menguatkan , berbagai peluang , dan menjadi jaringan yang positif .

7. Berani melawan diskriminasi secara bijak . Menyuarakan ketidakadilan dengan cara yang santun , profesional , dan berdasar.

 

Tidak sependapat kemajuan perempuan tidak boleh bersifat elitis. Perubahan yang sesungguhnya adalah ketika perempuan di semua lapisan baik atas , menengah , maupun bawah mampu bangkit , mandiri , dan berdaya bersama .

 

Menurut dia ,bahwa sangat sependapat karena kemajuan IPTEK menjadikan perempuan lebih berdaya , mandiri , dan memiliki banyak peran .Tinggal bagaimana perempuan mampu memanfaatkan- nya secara bijak agar membawa dampak positif bagi diri , keluarga , dan masyarakat.

 

Harapan terbesar untuk semua perempuan hebat adalah lahirnya perempuan – perempuan yang bukan hanya sukses secara pribadi , tetapi juga memberi manfaat luas bagi sesama dan membawa kemajuan bagi bangsa ,”tutupnya .

PT GADAI MAS NUSANTARA
info iklan - berminat langsung klik Chat WhatsApp

Pos terkait

Promosi
Deskripsi gambar untuk SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *