Viral: Terkait Dugaan Bangunan Sekolah 02 Miring Walaupun Selesai Direnovasi

Klivetvindonesia.com,Sambas,Kalimantan Barat – Sudah kewajiban negara untuk memprioritaskan seluruh bangunan sekolah beserta dukungan kelengkapan agar menjadi tempat nyaman untuk proses pendidikan demi anak anak Indonesia semakin cerdas untuk menjalankan negara kuat dan maju dalam segala bidang dimasa yang akan datang.

Tentunya dalam hal ini kita ketahui bahwa Pemerintah telah
menganggarkan biaya dari keuangan negara untuk bidang pendidikan setiap tahunnya.
Namun kita juga sering mendapatkan informasi terkait anggaran besar yang menjadi tidak efisien karena tidak dijalankan dengan baik sesuai rencana.

Bacaan Lainnya

“Salah satunya informasi yang viral mengenai Bangunan sekolah Dasar Negeri Nomor 02 Pemangkat, Kabupaten Sambas, propinsi Kalimantan barat, beredar di media sosial foto bangunan sekolah dengan tulisan narasi” Anggaran 1,8 miliar pondasi teras miring tidak diperbaiki.(2023) #KPK#Jaksa#Polri#Proses semua orang” yang mendapat berbagai komentar dari warganet.

Salah satu dari sekian banyak warganet memberikan komentar nya dengan logat daerah dan setelah di terjemahkan begini isinya,” Orang dinasnya kemana, Apa ada Kerja sama, Masyarakat kan bisa melapor,” kata akun Uray Z Arifin Arifin.

“Dari penelusuran Tim media ini dilokasi dan sistem elektronik yang tayang di LPSE kabupaten Sambas tahun 2023 ditemukan nama tender dengan judul Pembangunan dan Rehabilitasi Sekolah SDN 02 Pemangkat, Kode Rup 43512269 kode tender 3607354 nilai pagu paket Rp.1.865.240.000,00 dikerjakan oleh CV.PUTRILESTARI alamat Dusun Rasau RT/RW 008/004 Desa Sungai Baru, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, propinsi Kalimantan Barat.

“Warga setempat yang tidak ingin identitasnya diketahui karena berbagai alasan memberikan tanggapan saat diwawancara media ini dilokasi,” Saya selaku orang tua murid sangat kecewa, dengan kualitas bangunan sekolah seperti itu, Padahal belum setahun sudah rusak, ape lagi dengan anggaran yg besar, menurut saya lemah nya dari pihak dinas untuk mengawasi proyek itu atau kemungkinan bisa saja diduga dinas dengan pihak pemborong/ kontraktor itu kerjasama.

Kalau bisa saya selaku orang tua murid, meminta aparat penegak hukum turun langsung ke lokasi, kalau kira kira memang ada temuan, mohon untuk ditindak lanjuti. Untuk efek jera, biar pemborong yang lain takut ingin sembarangan kerja, karena itu memakai duit negara berarti duit rakyat,”ungkapnya.

“Dikonfirmasi kepada Arsyad S.Pd.,MM selaku orang nomor satu di dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Sambas via Whats’app +62 813-48xx-3xxx namun tidak dijawab.
Jumat,24/5/3024.

“Syafarahman Ketua DPP LIMAS (NGO) menanggapi hal ini saat dihubungi via Whats’up,” Rumah Sekolah adalah tempat mencetak kader kader bangsa untuk masa depan, pembangunan karakter dimulai di sekolah sebelum mereka terjun berinteraksi di daerah masing masing.

Melihat dari temuan rekan rekan jurnalis saya merasa terenyuh dimana fungsi sekolah terasa tidak dianggap oleh kontraktor yang diduga kuat melakukan kecurangan dalam pelaksanaan proyek rehab sekolah tersebut.

Saya berharap Aparat penegak hukum segera turun ke lokasi meninjau hasil proyek tersebut dan melakukan pemeriksaan jika ditemukan kecurangan dalam pekerjaanya, jangan ragu ragu untuk meningkatkan prosesnya hingga ke persidangan jika ditemukan unsurnya.

Hal ini tentu sesuai aturan agar ada afek jera oknum kontraktor nakal supaya tidak lagi main main dengan anggaran negara apalagi ini untuk dunia pendidikan yang seharusnya didukung penuh demi terbentuknya generasi muda yang berkarakter dan tangguh yang di harapkan oleh bangsa ini.
Publis:Redaksi.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *