Menatapmu Suatu Keharusan Bagi Diriku

Oleh : Quin Reman

Tibalah saatnya hatiku berdebar-debar dalam bentangan usiaku.

Ketika engkau datang diperkumpulan orang banyak, dengan wajah cantik dan mempesona.

Menatapmu suatu keharusan bagi diriku,

Paras wajahmu yang cantik, walaupun tak pernah dibalut dengan sejumlah kosmetik.

Mungkin, inilah orang yang bertahun-tahun kunantikan.

Kau tak pernah tahu, bahwa kau telah menawan hatiku semenjak dahulu.

Kau juga tak pernah mengerti, bahwa setiap ucapan dan tatapanku serta segala yang kulakukan menunjukan bahwa kamu orang yang teristimewah dalam hidupku.

Namamu juga selalu kusebut, walaupun kau tak pernah tahu apa yang kurasakan.

Jika Tuhan mengijinkan bahwa kamulah orang yang kuperjuangkan, maka Persatukanlah

Jika bersamamu adalah suatu kebahagiaanku, maka pertemukanlah

Jika bersamamu adalah suatu keistimewahan dalam hidupku, maka mudakanlah.

Namamu yang selalu kuucapkan dalam do’a – do’aku.

Percayalah, aku sangat mencintaimu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *