Soal Jembatan Wae Nimbar di Elsel, Begini Tanggapan Pemkab Matim

klivetvindonesia.com,Matim-Sebelumnya media ini memberitakan, memasuki 9 Bulan Jembatan Wae Nimbar yang berada dijalur Kabupaten di Kecamatan Elar Selatan hingga kini tak kunjung diperbaiki.

Pasalnya, setelah Pasca Banjir Bandang pada 9 bulan yang lalu, hingga saat ini jembatan tersebut tak kunjung diperbaiki.

Pantauan media ini pada Kamis,(22/10/2020) dilokasi, tampak sebuah jembatan titian yang terbuat dari kayu yang bertujuan untuk menghubungkan pada titik jembatan yang roboh akibat Banjir Bandang pada 9 bulan yang lalu.

Data yang diperoleh media ini, pembuatan jembatan darurat (Jembatan titian kayu,red) tersebut merupakan hasil kerja swadaya Pemerintah Kecamatan Elar Selatan bersama masyarakat setelah pasca banjir bandang pada saat itu.

Untuk diketahui, jalur ini merupakan jalur yang sering dilalui oleh para pelajar dari SDI Gising, SMP Swasta Gising Subur Wukir, SMANDU Elar, SMPN 10 Elar, SMA Swasta Gising Subur Wukir serta warga dan masyarakat di wilayah itu.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur,(Matim) melalui Pjs Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah,(BPBD) Matim , Mikael Jaur kepada klivetvindonesia.com pada Sabtu,(24/10/2020) malam mengatakan, Tim dari BPBD Kabupaten Manggarai Timur sudah turun survey dilokasi Jembatan Wae Nimbar.

“Tim dari BPBD Kabupaten Matim sudah turun survey dilokasi Jembatan Wae Nimbar. Dan, Tim BPBD Matim sementara rampungkan Proposal untuk kirim ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana,(BNPB) Jakarta”, tandasnya.

Nandik Ferdinand

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *