GOWA – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com– Warga Dusun Kaluarrang, Desa Buakkang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang terapung di aliran Sungai Tunggali, Minggu (10/5/2026) siang. Korban diketahui bernama Kamuddin Dg Ali (L.58), seorang petani setempat yang diduga terjatuh ke sungai saat menjala ikan. Peristiwa tragis tersebut sontak mengundang perhatian warga dan menimbulkan suasana tegang di sekitar lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 11.20 WITA oleh seorang warga bernama Dg Patta yang saat itu hendak menuju sungai untuk memancing. Saat tiba di lokasi, saksi melihat tubuh korban sudah dalam kondisi terapung di Sungai Tunggali. Sontak, saksi langsung meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah setempat serta pihak kepolisian.
Kapolsek bersama personel piket dan Bhabinkamtibmas kemudian bergerak cepat mendatangi lokasi usai menerima laporan warga sekitar pukul 11.30 WITA. Sekitar pukul 12.30 WITA, petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan informasi tersebut benar adanya. Warga bersama aparat kemudian melakukan evakuasi terhadap korban dari sungai menuju rumah duka di Dusun Kaluarrang.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, sehari sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat terlihat menuju area kebun bersama istrinya, Lami Dg Ngugi (P.57). Pada sore harinya, korban kembali terlihat berjalan ke arah Sungai Tunggali untuk menjala ikan, namun kali ini tanpa didampingi istrinya. Keluarga mulai merasa khawatir ketika korban tak kunjung pulang dan telepon dari pihak keluarga tidak mendapat respons.
Situasi semakin menyita perhatian warga setelah istri korban hingga kini juga belum ditemukan. Berdasarkan dugaan sementara, sang istri diduga ikut terseret arus saat berusaha menolong suaminya yang tenggelam di sungai. Derasnya arus Sungai Tunggali disebut menjadi kendala utama dalam proses penyelamatan. Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap keberadaan Lami Dg Ngugi masih terus dilakukan oleh warga bersama aparat terkait.
Dari hasil pemeriksaan tenaga kesehatan di rumah duka, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban, di antaranya luka robek di bagian ubun-ubun, luka di bawah kelopak mata kiri, luka lecet pada pipi kiri, serta luka robek di bagian dahi sebelah kiri. Meski demikian, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kejadian tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di tengah kondisi arus yang deras dan cuaca yang tidak menentu. Warga setempat pun berharap proses pencarian terhadap istri korban segera membuahkan hasil agar keluarga mendapat kepastian atas musibah yang terjadi.
iklan 1
iklan 2
iklan 3






