MAKASSAR KLTV INDONESIA-klivetvindonesai.com– Di balik maraknya ajakan bersedekah untuk pembangunan masjid dan Panti muncul sorotan terhadap dugaan penyalahgunaan dana sumbangan yang semestinya diperuntukkan bagi kepentingan umat.
Informasi yang beredar menyebut adanya seorang oknum yang mengatasnamakan kegiatan keagamaan dan penggalangan dana untuk pembangunan atau kebutuhan masjid serta panti Namun, dana tersebut diduga justru digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk pembangunan rumah mewah, kepemilikan kendaraan, hingga pembangunan rumah
Jika dugaan tersebut benar, penggunaan uang, tetapi menyangkut kepercayaan masarakat.
Dana yang dikumpulkan atas nama masjid dan Panti pada prinsipnya membutuhkan pengelolaan yang transparan. Masyarakat sebagai donatur berhak mengetahui berapa dana yang terkumpul, dari siapa dana tersebut berasal, untuk apa penggunaannya, serta bagaimana pertanggungjawabannya.
Sorotan publik pun mengarah pada sejumlah pertanyaan penting dari keterangan LSM Limas mempertanyakan kebenaran :Benarkah seluruh dana sumbangan telah digunakan sesuai tujuan awal? Siapa yang mengelola rekening atau uang donasi? Apakah terdapat laporan keuangan yang dapat diperiksa para donatur? Dan jika terdapat pembangunan aset pribadi, dari mana sumber dananya?
Namun demikian, tudingan tersebut perlu dibuktikan melalui dokumen, bukti transaksi, laporan keuangan, keterangan saksi, maupun klarifikasi dari pihak yang bersangkutan. Status seseorang sebagai terduga penyalahgunaan dana tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan informasi yang beredar.
Karena itu, transparansi menjadi kunci. Apabila tidak ada persoalan, laporan penggunaan dana yang terbuka justru dapat menjawab keraguan masyarakat sekaligus menjaga nama baik lembaga keagamaan yang selama ini menjadi tempat umat menitipkan amanah.
Sebaliknya, apabila ditemukan ketidaksesuaian antara tujuan penggalangan dana dengan penggunaannya, masyarakat memiliki dasar untuk meminta pertanggungjawaban melalui mekanisme hukum dan kelembagaan yang berlaku.
Sumbangan umat adalah amanah. Ketika dana dikumpulkan atas nama masjid dan Panti, pertanggung jawabannya bukan hanya kepada donatur, tetapi juga kepada masyarakat yang mempercayakan hartanya untuk kepentingan keagamaan.
Penulis:ATO.
Iklan Terbaru
iklan 1
iklan 2

DPP LIMAS MENGUCAPKAN SELAMAT HARI BAKTI ADHIAKSA






