Medan Sulit di Puncak Gunung, Personel Polsek Bungoro Terjang Jalur Terjal Tinjau Titik Api Hutan Lindung Lampaniki

MINAT PASANG IKLAN DITULISAN INI SEGARA HUBUNGI TEAM MARKETING 🤗🤗🤗 Deskripsi gambar untuk SEO
PANGKEP- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com. PANGKEP — Komitmen dalam menjaga kelestarian alam serta mengantisipasi dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperketat oleh aparat kepolisian di wilayah hukum Polres Pangkep. Sebagai bentuk respons cepat terhadap laporan warga, personel Polsek Bungoro turun langsung menerjang medan ekstrem guna melaksanakan peninjauan lokasi kebakaran hutan lindung yang melanda kawasan Kampung Lampaniki, Desa Tabo-tabo, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep 18/9/2026
Kegiatan pemantauan taktis ini dilangsungkan sejak siang hari sekitar pukul 13.45 WITA. Agenda penyisiran titik api tersebut digawangi oleh Bhabinkamtibmas Desa Tabo-tabo Aiptu Ansar Karim bersama Anggota Intelkam Polsek Bungoro Brigpol Muh. Zaelani. Keduanya berjalan kaki menembus jangkauan vegetasi padat untuk memetakan luasan area kawasan hutan lindung yang berada dalam wilayah otoritas Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Wilayah VI (BP2SDM) Bulu Suka, Dusun IV Padang Pare, Kampung Lampaniki.
Berdasarkan hasil pemantauan intensif dan pengamatan visual di lapangan, petugas mengonfirmasi bahwa hingga saat ini masih terdapat kepulan asap dan kobaran api di sejumlah titik dengan lokasi yang terpencar. Fenomena kembalinya amukan si jago merah ini dipicu oleh sisa-sisa bara api yang tersimpan di dalam batang pohon besar yang sebelumnya telah terbakar. Minimnya curah hujan ditambah embusan angin kencang khas puncak gunung membuat bara tersembunyi tersebut kembali menyala dan membakar semak kering di sekelilingnya
Dalam upaya penanganan dan pemetaan ini, tim dari Polsek Bungoro dihadapkan pada tantangan geografis yang sangat berat. Lokasi kebakaran diketahui berada tepat di kawasan puncak gunung dengan kemiringan yang curam, bebatuan terjal, serta jurang yang berisiko tinggi. Kondisi medan yang sulit dijangkau ini membuat kendaraan pemadam kebakaran sama sekali tidak dapat mengakses titik api, sehingga proses pemantauan mutlak mengandalkan kekuatan personel di lapangan.
Meskipun dihadapkan pada keterbatasan logistik dan beratnya medan penanganan di area puncak, Aiptu Ansar Karim bersama Brigpol Muh. Zaelani tetap melakukan pengawasan ketat dan berkoordinasi dengan kelompok masyarakat peduli api serta pihak BP2SDM Wilayah VI. Langkah koordinasi ini diambil guna merumuskan strategi isolasi lahan agar api tidak menjalar turun mendekati kawasan pemukiman warga di kaki gunung.
Hingga sore hari, personel Polsek Bungoro masih terus bersiaga memantau perkembangan situasi di sekitar Kampung Lampaniki. Pihak kepolisian juga mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat sekitar maupun para peladang untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu percikan api, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau sengaja membakar lahan, demi mencegah kerusakan hutan lindung yang lebih luas di Kabupaten Pangkep.
Deskripsi gambar untuk SEO DPP LIMAS MENGUCAPKAN SELAMAT HARI BAKTI ADHIAKSA PT GADAI MAS NUSANTARA
info iklan - berminat langsung klik Chat WhatsApp

Pos terkait

Promosi
dokter spesialis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *