PANGKEP- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com— Pangkep Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW berlangsung khidmat di Masjid Babussalam, Kampung Baru, Kelurahan Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Minggu (30/8/2026). Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri unsur TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta masyarakat setempat.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut menjadi salah satu momentum penting bagi masyarakat Kelurahan Sapuka untuk mengenang perjalanan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi antarelemen masyarakat di wilayah kepulauan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Liukang Tangaya Iptu Agus Indra Jaya, S.H., Danramil 1421-08/Liukang Tangaya yang diwakili Serka Joko, Ketua Panitia Peringatan Maulid H. Muhtar, Kanit Res Liukang Tangaya Aiptu Husein, SPKT Polsek Liukang Tangaya Aiptu Tukimin, serta para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Suasana berlangsung penuh khidmat ketika para jemaah mengikuti setiap rangkaian acara sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Liukang Tangaya Iptu Agus Indra Jaya, S.H., juga menyampaikan sambutan sekaligus memperkenalkan diri kepada masyarakat. Kehadiran Kapolsek dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi dan membangun hubungan yang harmonis antara jajaran kepolisian dengan masyarakat.
Kapolsek mengharapkan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan keimanan, memperkuat persaudaraan serta menerapkan akhlak mulia yang telah dicontohkan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW seperti kejujuran, kesabaran, kepedulian terhadap sesama, sikap saling menghormati dan menjaga persaudaraan sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, terlebih dalam menjaga keharmonisan masyarakat di wilayah Kecamatan Liukang Tangaya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW yang dibawakan oleh Sofyan. Dalam penyampaiannya, hikmah Maulid diharapkan mampu memberikan pemahaman dan motivasi kepada seluruh jemaah untuk semakin mengenal sosok Rasulullah SAW serta menjadikan akhlak dan perilaku beliau sebagai teladan dalam kehidupan.
Peringatan Maulid juga menjadi sarana untuk menguatkan nilai-nilai keagamaan, toleransi, persaudaraan dan kepedulian sosial. Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam satu kegiatan keagamaan menunjukkan adanya semangat kebersamaan serta kepedulian dalam menjaga hubungan baik di tengah masyarakat.
Selain sebagai kegiatan keagamaan rutin tahunan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi ruang silaturahmi antara unsur pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan warga. Komunikasi yang terjalin diharapkan dapat semakin memperkuat sinergitas dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai dan kondusif.
Dalam konteks keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), kegiatan keagamaan seperti ini juga menjadi kesempatan bagi aparat keamanan untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat. Pendekatan yang humanis dan komunikasi secara langsung dinilai penting untuk mengetahui perkembangan situasi sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
Jajaran Polsek Liukang Tangaya bersama unsur TNI dan tokoh masyarakat juga terus mendorong masyarakat agar senantiasa menjaga kerukunan serta menyelesaikan setiap persoalan secara kekeluargaan dan musyawarah. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan Kamtibmas dapat dideteksi dan diminimalisir sejak dini.
Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang rutin dilaksanakan di sejumlah masjid dan lingkungan masyarakat di wilayah Kecamatan Liukang Tangaya diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Karena itu, koordinasi antara aparat keamanan, pemerintah setempat, panitia pelaksana, pengurus masjid serta tokoh masyarakat terus diperlukan agar setiap rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan tertib.
Jajaran kepolisian juga menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas dalam meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat serta pengurus masjid. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang tetap aman, nyaman dan kondusif selama berlangsungnya berbagai kegiatan masyarakat.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, diharapkan masyarakat tidak hanya semakin meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai akhlak beliau dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat persaudaraan, kepedulian dan kebersamaan diharapkan terus tumbuh sebagai modal penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat di wilayah kepulauan.
Seluruh rangkaian kegiatan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Babussalam Kampung Baru, Kelurahan Sapuka, berakhir sekitar pukul 11.00 Wita. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan lancar, aman, tertib dan kondusif.
Iklan Terbaru
iklan 1
iklan 2

DPP LIMAS MENGUCAPKAN SELAMAT HARI BAKTI ADHIAKSA






