UMGO, Pemkab Pohuwato, dan PLN Nusantara Power Perkuat Pendidikan Konservasi melalui Penyusunan Buku Muatan Lokal Burung dan Hutan

MINAT PASANG IKLAN DITULISAN INI SEGARA HUBUNGI TEAM MARKETING 🤗🤗🤗 Deskripsi gambar untuk SEO

Pohuwato, 24 Juli 2026 – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menggelar lokakarya penyusunan buku muatan lokal Burung dan Hutan yang melibatkan kepala sekolah dan guru muatan lokal Sekolah Dasar se-Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Konservasi Julang Sulawesi yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara UMGO, PLN Nusantara Power, dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato sebagai upaya mengembangkan pendidikan berbasis potensi lokal.

 

Lokakarya dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pohuwato, Wakil Rektor II UMGO Dr. Salahudin Pakaya, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, tim Program Konservasi Julang Sulawesi, serta kepala sekolah dan guru SD se-Kecamatan Taluditi.

 

Ketua Tim Konservasi Julang Sulawesi sekaligus Ketua LPPM UMGO, Dr. Indri Afriani Yasin, menjelaskan bahwa penyusunan buku muatan lokal ini merupakan langkah strategis untuk membangun fondasi pendidikan konservasi di Kabupaten Pohuwato melalui pembelajaran yang mengenalkan kekayaan flora, fauna, dan ekosistem hutan kepada peserta didik sejak usia dini.

 

«”Hari ini kita tidak sekadar menyusun sebuah buku. Kita sedang membangun fondasi pendidikan konservasi di Kabupaten Pohuwato. Target kita bukan hanya menghasilkan sebuah buku, tetapi menghadirkan muatan lokal Burung dan Hutan sebagai inovasi daerah yang mampu membangun karakter peserta didik sekaligus memperkuat upaya konservasi,” ujarnya.»

 

Menurutnya, pendidikan berbasis potensi lokal menjadi instrumen penting dalam menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga keanekaragaman hayati yang dimiliki Kabupaten Pohuwato.

 

Sementara itu, Wakil Rektor II UMGO, Dr. Salahudin Pakaya, menegaskan bahwa keterlibatan universitas dalam program ini merupakan implementasi nyata komitmen UMGO dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung bagi pembangunan daerah.

 

«”Universitas Muhammadiyah Gorontalo berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang lahir dari kebutuhan masyarakat. Melalui kolaborasi seperti ini, kami ingin memastikan bahwa ilmu pengetahuan tidak berhenti di ruang-ruang akademik, tetapi menjadi solusi nyata yang memberikan manfaat bagi daerah,” katanya.»

 

Ia menambahkan bahwa Program Konservasi Julang Sulawesi menjadi contoh bagaimana sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan dunia usaha mampu melahirkan inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato, Arman Mohamad, S.Pd.I., M.Si., menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang digagas UMGO bersama para mitra. Mengutip tokoh lingkungan David Suzuki, ia menegaskan bahwa bumi merupakan titipan bagi generasi mendatang sehingga pendidikan memiliki peran penting dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

 

«”Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Inilah wujud nyata kampus berdampak. Kampus tidak hanya menjadi menara gading yang menghasilkan kajian ilmiah, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi terhadap berbagai persoalan daerah,” tegasnya.»

 

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Pohuwato, Rustam Melleng, S.H., M.H., menilai bahwa pengembangan pendidikan konservasi berbasis potensi lokal selaras dengan arah pembangunan daerah. Menurutnya, pembelajaran mengenai burung dan hutan tidak hanya memperkuat karakter generasi muda, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun identitas Kabupaten Pohuwato yang kaya akan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati.

 

Melalui lokakarya ini, para kepala sekolah dan guru memberikan berbagai masukan terhadap substansi materi, struktur buku, serta metode pembelajaran yang akan diterapkan. Seluruh masukan tersebut akan menjadi dasar penyempurnaan naskah sebelum buku muatan lokal Burung dan Hutan diimplementasikan di sekolah-sekolah dasar sebagai bagian dari penguatan pendidikan konservasi di Kabupaten Pohuwato.

 

Kolaborasi antara UMGO, PLN Nusantara Power, dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato diharapkan menjadi model sinergi multipihak dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui jalur pendidikan. Dengan mengintegrasikan potensi lokal ke dalam proses pembelajaran, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya memahami kekayaan alam daerahnya, tetapi juga memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk menjaga kelestariannya secara berkelanjutan.

Deber27

Deskripsi gambar untuk SEO DPP LIMAS MENGUCAPKAN SELAMAT HARI BAKTI ADHIAKSA PT GADAI MAS NUSANTARA
info iklan - berminat langsung klik Chat WhatsApp

Pos terkait

Promosi
Deskripsi gambar untuk SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *