PANGKEP- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com.Pangkep – Dalam upaya menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat, Babinsa Kelurahan Kassi, Serda Haerul, melaksanakan kegiatan pemantauan harga sembako di Pasar Rakyat Kassi, Kelurahan Kassi, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, pada Selasa (07/04/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang rutin dilakukan oleh aparat kewilayahan, khususnya Babinsa, guna mengetahui secara langsung perkembangan harga bahan pokok di lapangan. Hal ini juga sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi lonjakan harga yang dapat berdampak pada daya beli masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Serda Haerul berinteraksi langsung dengan para pedagang serta pembeli di pasar. Ia menanyakan harga-harga terkini sekaligus memastikan ketersediaan stok bahan pokok tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Adapun hasil pemantauan harga bahan pokok di Pasar Rakyat Kassi saat ini terpantau sebagai berikut: beras biasa dijual dengan harga Rp12.000 per kilogram, bawang merah Rp50.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, cabai besar Rp50.000 per kilogram, dan cabai kecil Rp70.000 per kilogram.
Sementara itu, harga tomat berada pada kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000 per kilogram. Telur ayam ras dijual seharga Rp57.000 per rak, ayam potong berkisar antara Rp60.000 hingga Rp65.000 per ekor, serta minyak goreng kemasan Rp18.000 per liter.
Untuk komoditas lainnya, gula merah tercatat Rp26.000 per kilogram, tepung terigu Rp12.000 per kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, tahu dan tempe masing-masing Rp10.000 per kilogram, serta daging sapi dijual dengan harga Rp120.000 per kilogram.
Dari hasil pemantauan tersebut, secara umum harga bahan pokok di Pasar Rakyat Kassi masih tergolong relatif stabil, meskipun terdapat beberapa komoditas seperti cabai yang cenderung memiliki harga lebih tinggi dibandingkan bahan pokok lainnya. Namun demikian, kondisi tersebut masih dalam batas wajar dan belum menunjukkan adanya lonjakan signifikan.
Serda Haerul menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan tidak terjadi penimbunan barang maupun permainan harga oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, pemantauan ini juga bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami akan terus memonitor perkembangan harga di pasar agar tetap stabil dan tidak memberatkan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat juga sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi ekonomi warga,” ujarnya.
Kegiatan pemantauan berlangsung hingga pukul 10.00 Wita dan berjalan dengan aman, tertib, serta lancar. Kehadiran Babinsa di lokasi pasar pun mendapat respon positif dari para pedagang dan masyarakat, yang merasa terbantu dengan adanya perhatian dari aparat terhadap kondisi harga bahan pokok.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kelurahan Kassi dan sekitarnya dapat terus terjaga, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.
iklan 1
iklan 2
iklan 3






