Ketua DPD AKPERSI KALBAR Kecam Portal Berita Online Kabar4, Diduga Media Peliharaan Mavia PETI

Deskripsi gambar untuk SEO DEWAN PENGURUS PUSAT LASKAR 99 BAWAKARAENG Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Ibu Aliyah Mustika Ilham Wakil Wali Kota Makassar yang ke-57 Tahun -30 Maret 2026-

Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Klivetvindonesia.com – Terbitnya berita dari media online klivetvindonesia.com pada 23/1/2025 dengan judul,

“Diduga Kuat Ada PETI Secara Gelodongan di Bukit Hitam”

Telah dibantah oleh Kades Batu Tiga yang diterbitkan oleh media online kabar4.com pada 23/1/2025 dengan judul,

“Kades Batu Tiga Tegaskan Tidak Ada Aktivitas PETI di Bukit Hitam Kapuas Hulu”

Ketua DPD AKPERSI KALBAR kepada awak media mengatakan bahwa”pemberitaan kasus hendaknya harus memiliki data dan faakta yang akurat, apa yang ditayangkan portal berita online klivetvindonesia.com itu sudah sesuai baik unsur 5w+1h, ada rekaman wawancara, ada dokumentasi foto lokasi, ini membuktikan bahwa berita yang ditayang oleh klivetvindonesia.com adalah akurat dan terpercaya.

“Sementara yang di tayang oleh portal berita online kabar4 hanya sanggahan dari kepala desa yang terkesan membela pelaku PETI, dan terkesan melindungi atau membekingi PETI. Seta apakah ada wartawan kabar4 yang mendatangi lokasi bukit hitam tersebut, jika tidak maka patut diduga portal berita online kabar4 telah melakukan pembohongan public.

Pemberitaan dua media online yang saling bertentangan ini menjadi perbincangan yang cukup hangat di kalangan para wartawan dan aktivis LSM serta pemerhati PETI di wilayah Kalbar.

Seorang pemerhati PETI di wilayah Kalbar yang biasa dipanggil Bang Man memberikan komentarnya pada Jumat, 24/1/2025.

Menurut Bang Man bahwa Kades Batu Tiga terlalu prematur dalam memberikan ketegasan yang mengatakan tidak ada aktivitas PETI di Bukit Hitam kabupaten Kapuas Hulu.

Apa yang dikatakan oleh Kades Batu Tiga memang benar ada penindakan oleh APH Polres Kapuas Hulu pada tahun 2024, tapi ketegasan Pak Kades yang membantah berita online yang terbit pada 23/1/2025 dihari yang sama langsung mengatakan tidak ada aktivitas PETI di Bukit Hitam itu terlalu dan sangat prematur,” komentar Bang Man kepada awak media.

Bang Man mengatakan bahwa harus ada pemeriksaan dulu ke wilayah yang diduga ada kegiatan PETI itu bersama pihak APH yang berwajib.

“Seharusnya Kades Batu Tiga itu bersama APH yang berwajib langsung meninjau lokasi yang diduga ada aktivitas PETI itu, itu yang seharusnya terjadi,” sambung Bang Man.

Bang Man mengatakanketegasan Kades Batu Tiga yang sangat tergesa-gesa tersebut menimbulkan kesan bahwa dirinya selaku oknum Kades Batu Tiga patut diduga membekingi aktivitas PETI di Bukit Hitam.

“Ketegasan Kades Batu Tiga yang diterbitkan oleh media online kabar4.com sangat terkesan dan patut diduga membekingi aktivitas PETI di Bukit Hitam seperti yang diberitakan oleh media online klivetvindonesia.com,” tambah Bang Man.

“Ketegasan Kades itu tidak diperlukan kalau memang para APH bersama Kades Batu Tiga langsung melakukan penyelidikan ke wilayah yang diduga ada aktivitas PETI, perlu kita ketahui bersama jabatan Kades bukan termasuk sebagai APH (Aparat Penegak Hukum), APH itu Kepolisian sesuai dengan wilayah hukumnya,” jelas Bang Man yang selalu berpenampilan urakan seperti tak berpendidikan formal.

Bang Man menutup komentarnya dengan menyampaikan bahwa media online memberikan informasi kepada publik.

“Para wartawan dengan bermacam -macam media yang digunakan, apakah media cetak, koran, tabloid, atau media suara seperti radio atau gambar dan suara seperti TV, juga media online, mereka semua menerbitkan berita untuk disajikan kepada publik, publik itu sangat banyak yang pintar, pintar hukum dan lainnya, jadi berusahalah kita memberikan informasi yang mendidik, edukatif, mencerdaskan, gitu sih menurut saya yang tak berpendidikan ini,” tutup Bang Man.

Timred

PT GADAI MAS NUSANTARA
info iklan - berminat langsung klik Chat WhatsApp

Pos terkait

Promosi
Deskripsi gambar untuk SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *