P.siantar,//klivetvindonesia.com – Plt.Wali Kota Pematangsiantar dalam sambutannya menjelaskan, sejatinya tugas dan tantangan sebagai Wali Kota yakni, membangun kota berkarakter dan menjadikan bermanfaat.kamis 30 Juni 2022

Salah satu kota di Indonesia berkarakter kuat yaitu, Kota Medan. Jika telah berkarakter, insya Allah akan menjadi kota bermanfaat. Semoga komit, konsisten menjadikan kota ekonominya berkembang tanpa meninggalkan siapa pun, serta merta kita komit mendorong pertumbuhan UMKM,” imbuhnya.

Selain itu, Ketua Komwil I APEKSI Muhammad Bobby Nasution di awal sambutannya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta APEKSI Komwil I, apabila dalam penyambutan serta penyelenggaraan Raker ini ada kekurangan dan tidak pas di hati.

Saya dan masyarakat Kota Medan memohon maaf sebesarnya. Alhamdulillah hasil rapat kerja kita di Komwil I ini benar dapat menyuarakan apa saja persoalan, permasalahan, dan solusi, juga tentunya bagi masyarakat di daerah kita ungkapnya.
Plt Wali Kota Pematangsiantar Susanti Dewayani berharap, Raker Komwil I APEKSI Medan 2022 dengan tema “Sinergi dan Kolaborasi melalui Ekonomi Inklusif dan Kualitas Sumber Daya Manusia yang Handal”, membawa perubahan lebih baik terhadap masyarakat di daerahnya.
Acara dilanjutkan diskusi dan mengunjungi stand APEKSI Expo 2022 di Lapangan Benteng Medan.
Ketua Dekranasda Pematangsiantar H.Kusuma Erizal Ginting di APEKSI Expo 2022 menerangkan, Pemko P.siantar membawa produk UMKM dari masyarakat kota P.siantar.
Diketahui, Kota ini terkenal dengan kulinernya. Jadi stand Pemerintah Kota P.siantar diisi beragam kuliner,” sebutnya
Kuliner yang ditonjolkan, buah pala yang diolah menjadi berbagai macam bentuk seperti dodol buah pala, kopi buah pala, dan makanan lain dari buah pala. Ada juga kerajinan tangan seperti kain ulos, tas, baju, dan replika becak.
Dengan adanya APEKSI Expo 2022, kita berharap UMKM di Kota Pematangsiantar dapat terus bangkit, tukasnya.
Selain kuliner dan kerajinan tangan, stand Pemko Siantar mempromosikan destinasi pariwisata Kota Siantar, seperti Taman Hewan Siantar yang termasuk taman hewan keempat yang tertua di Indonesia. Di Taman Hewan Siantar, suasana berhawa sejuk. Pengunjung bisa mengeksplor berbagai satwa dan juga edukasi tentang kehidupan hewan yang ada.
Dihadiri 22 wali kota peserta Komwil I APEKSI, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Siantar Budi Utari Siregar AP, para Staf Ahli dan Asisten, ,pimpinan OPD, para Camat , serta Kepala Bagian di lingkungan Pemko P.siantar.
( S.Sitorus).
iklan 1
iklan 2
iklan 3






