Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Stop Bau Busuk Kadis Lingkungan Hidup Perlu Tindakan Keras Terhadap Pelaku Usaha DiKawasan Pengolahan Ikan Dan Udang Yang Diduga Melawan Aturan 

Deskripsi gambar untuk SEO DEWAN PENGURUS PUSAT LASKAR 99 BAWAKARAENG Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Ibu Aliyah Mustika Ilham Wakil Wali Kota Makassar yang ke-57 Tahun -30 Maret 2026-

Klivetvindonesia.com Makassar – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum bagi sejumlah warga di Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, untuk menyuarakan keluhan yang mereka rasakan yang

berkait dengan aroma busuk dan menyengat yang berlangsungnya sudah cukup lama . Akibat dari hal itu dapat mengganggu aktivitas dan kenyamanan masyarakat di sekitar kawasan pasar dan industri pengolahan hasil perikanan tersebut .

 

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku sudah tidak nyaman dengan kondisi tersebut. Menurutnya, bau busuk itu membuat udara jadi tidak bersih dan sangat terasa kalau siang hari baunya menyengat dihidung , apalagi kalau

angin, kencang , aduhai !! sangat terasa,” ujar warga dengan nada kesal .

Akibat dari hal itu , kadangkala ada warga yang tidak bisa menahan bau busuk mereka

mual mengakibatkan tidak ada lagi nafsu makan,” ujarnya kepada media.

 

Warga tersebut menduga aroma busuk itu berasal dari aktivitas pengolahan Ikan dan Udang yang berada di sekitar kawasan Pasar Kapasa. Namun demikian, sumber pasti bau busuk tersebut masih perlu ditelusuri dan diverifikasi oleh instansi terkait.

“Setahu kami ada pabrik pengolahan ikan dan udang di dekat pasar. Kami tidak tahu persis penyebabnya, tetapi baunya sangat terasa hingga ratusan meter dari lokasi,” katanya.

Ia juga mempertanyakan sistem pengelolaan limbah yang diterapkan oleh pelaku usaha di kawasan tersebut.

 

Menurutnya, jika pengolahan limbah berjalan sesuai standar, seharusnya dampak bau tidak menyebar luas ke lingkungan permukiman.

“Mungkin perlu dicek apakah instalasi pengolahan air limbah (IPAL)-nya berfungsi dengan baik atau tidak. Karena sampai radius sekitar 300 meter, aroma itu masih sangat menyengat,” tambahnya.

Keluhan serupa disebut telah lama menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Warga berharap pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kota Makassar dan instansi lingkungan hidup, turun langsung melakukan peninjauan lapangan guna memastikan sumber bau serta dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan.

Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, warga meminta perhatian serius dari pihak terkait agar kualitas lingkungan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga.

“Kami berharap pemerintah tidak menutup mata. Cobalah berkunjung ke Kapasa, terutama di sekitar pasar, agar bisa merasakan langsung kondisi yang kami alami setiap hari,” ungkap warga.

Masyarakat berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan limbah industri di kawasan tersebut serta langkah konkret untuk mencegah potensi pencemaran lingkungan yang dapat merugikan warga sekitar.

(Redaksi)

Informasi: bukan lagi bagian dari KLTV PT GADAI MAS NUSANTARA
info iklan - berminat langsung klik Chat WhatsApp

Pos terkait

Promosi
Deskripsi gambar untuk SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *