Tingkatkan Kamtibmas dan Kelestarian Lingkungan, Kapolres Siak Gelar “Jumat Curhat” dan Penanaman Pohon di Tasik Seminai

Deskripsi gambar untuk SEO DEWAN PENGURUS PUSAT LASKAR 99 BAWAKARAENG Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Ibu Aliyah Mustika Ilham Wakil Wali Kota Makassar yang ke-57 Tahun -30 Maret 2026-

KOTO GASIB, SIAK,|| Klivetvindonesia.com –  Kepolisian Resor (Polres) Siak kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan serta kepedulian terhadap lingkungan melalui program Green Policing. Pada Jumat (08/05/2026), Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan “Jumat Curhat” yang dirangkai dengan pemberian bibit serta penanaman pohon di Kampung Tasik Seminai, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak.

Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna Jalan Poros Komplek Perkantoran Kampung Tasik Seminai ini dimulai sekira pukul 09.00 WIB. Kehadiran Kapolres turut didampingi oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Siak, di antaranya Kasat Binmas AKP Jefri Antonius Purba, Kasatlantas AKP Denny Maulana Saputra, serta perwakilan dari Polsek Koto Gasib dan satuan fungsi lainnya.

Dalam sesi “Jumat Curhat”, suasana hangat dan komunikatif tercipta saat masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan. Salah satu isu yang mencuat adalah keberadaan lokalisasi terselubung di wilayah “Kilo-Kilo” yang dinilai meresahkan warga. Menanggapi hal tersebut, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar memberikan instruksi tegas kepada jajarannya.

“Terkait tempat lokalisasi atau pijat plus-plus, saya instruksikan Kanit Reskrim dan Kasat Samapta untuk segera membersihkan semua praktik yang mengganggu kamtibmas tersebut,” tegas Kapolres.

Masalah lain yang menjadi perhatian adalah tingginya angka pelajar di bawah umur (tingkat SD) yang membawa sepeda motor ke sekolah. Menanggapi kekhawatiran warga, Kasat Lantas AKP Denny Maulana Saputra mengimbau para orang tua untuk lebih protektif. Ia bahkan mengusulkan agar pihak sekolah memberikan sanksi administratif berupa “nilai merah” bagi siswa di bawah umur yang kedapatan membawa motor, sebagai bentuk efek jera demi keselamatan mereka sendiri.

Isu pencurian buah sawit yang kerap dikaitkan dengan penyalahgunaan narkoba juga menjadi sorotan utama. Kapolres Siak mengakui adanya keterkaitan antara perilaku kriminalitas di desa dengan ketergantungan narkoba.

“Memang ada siklus di mana pelaku mencuri sawit untuk membeli narkoba. Dengan keterbatasan personel, kami mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali Satkamling dan jaga ronda malam. Kami akan menindak tegas, namun keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar AKBP Sepuh.

Pihak Satreskrim juga memberikan edukasi mengenai perbedaan klasifikasi pencurian ringan (Tipiring) hingga pencurian dengan pemberatan untuk menambah wawasan hukum warga setempat.

Menanam untuk Masa Depan
Sebagai bagian dari program Green Policing, Kapolres Siak menyerahkan secara simbolis 50 bibit pohon produktif kepada Penghulu Kampung Tasik Seminai, Hadi Suprapto. Bibit yang diserahkan meliputi pohon mangga, nangka, alpukat, rambutan, dan matoa.

Kegiatan diakhiri dengan penanaman pohon secara bersama-sama di halaman depan Kantor Penghulu Kampung Tasik Seminai sebagai simbol sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Melalui penanaman pohon ini, kita tidak hanya menjaga keamanan hari ini, tapi juga mewariskan lingkungan yang hijau untuk generasi mendatang,” tutup Kapolres.

Kegiatan yang berakhir pada pukul 11.30 WIB ini berjalan dengan aman dan kondusif, serta mendapat apresiasi positif dari perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.( Aponius.G )

PT GADAI MAS NUSANTARA
info iklan - berminat langsung klik Chat WhatsApp

Pos terkait

Promosi
Deskripsi gambar untuk SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *