PANGKEP-KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com, Pangkep Selasa, 3 Juni 2025 — Dalam upaya mendukung program penanganan stunting di wilayah pedesaan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Malaka, Kopral Dua (Kopda) Sultan, melaksanakan kegiatan penyerahan makanan tambahan kepada anak asuh stunting atas nama Muh. Hasbi Hanja. Kegiatan ini berlangsung di Kampung Buluka, Rukun Kampung 04, RT 08, Desa Malaka, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Pemberian makanan tambahan berupa telur ini merupakan bagian dari komitmen Babinsa dalam mendukung program pemerintah untuk percepatan penurunan angka stunting di Indonesia, khususnya di wilayah binaannya. Telur dipilih sebagai sumber protein hewani yang bergizi tinggi, mudah diakses, dan sangat bermanfaat dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh beberapa unsur tenaga kesehatan dan kader desa, antara lain Handayani Amd. Keb selaku Bidan Desa Malaka, Nurwahida dari Puskesmas Desa Malaka, serta kader posyandu setempat.
Kehadiran mereka menunjukkan kolaborasi lintas sektor yang solid antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendampingi keluarga yang memiliki balita stunting.
Dalam sambutannya, Kopda Sultan menyampaikan bahwa perhatian terhadap kasus stunting tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak.
“Penanganan stunting memerlukan sinergi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk kami dari TNI. Kami berharap bantuan ini bisa menjadi stimulus untuk meningkatkan gizi anak dan memberikan dampak positif dalam jangka panjang,” ujarnya.
Handayani Amd. Keb juga menambahkan bahwa pendampingan terhadap keluarga dengan anak stunting akan terus dilakukan secara berkala melalui posyandu dan kunjungan rumah. Ia mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini sebagai bentuk nyata peran aktif aparat keamanan dalam mendukung kesehatan masyarakat.
Penyerahan makanan tambahan ini disambut hangat oleh keluarga penerima, yang merasa terbantu dan termotivasi untuk lebih memperhatikan pola makan anak. Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh baik bagi masyarakat lain agar bersama-sama peduli terhadap masalah gizi dan tumbuh kembang anak di lingkungan sekitar.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan angka stunting di Desa Malaka dan wilayah Kabupaten Pangkep secara umum dapat terus menurun, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dan kesehatan anak sejak dini.
iklan 1
iklan 2





