Dalam kegiatan tersebut, Sertu Achmad Pahri menyampaikan bahwa keberadaan pelaku UMKM memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat di tingkat desa. Aktivitas usaha yang dijalankan warga bukan hanya menjadi sumber penghasilan keluarga, tetapi juga turut membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat serta menggerakkan roda perekonomian di lingkungan sekitar.
Oleh karena itu, Babinsa mengingatkan para pelaku UMKM agar selalu mengedepankan kejujuran dalam menjalankan usaha. Menurutnya, kejujuran, kebersihan, dan kualitas barang maupun produk yang dipasarkan merupakan modal utama untuk membangun kepercayaan pembeli. Dengan menjaga mutu pelayanan dan memberikan informasi yang benar kepada konsumen, hubungan antara pedagang dan pembeli dapat terjalin dengan baik sehingga usaha yang dijalankan mampu berkembang secara berkelanjutan.
Selain itu, Sertu Achmad Pahri juga memberikan perhatian terhadap kestabilan harga kebutuhan masyarakat, terutama ketika memasuki momentum menjelang hari-hari besar. Ia mengimbau agar para pelaku UMKM tidak melakukan penimbunan barang maupun menaikkan harga secara tidak wajar demi memperoleh keuntungan pribadi. Para pedagang diharapkan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat dengan menjalankan aktivitas perdagangan secara jujur, wajar, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, kestabilan harga dan ketersediaan barang kebutuhan masyarakat merupakan hal yang perlu dijaga bersama. Dengan adanya kesadaran dari para pelaku usaha untuk tidak melakukan praktik perdagangan yang merugikan konsumen, diharapkan aktivitas perekonomian di wilayah Desa Lanne dapat berlangsung secara sehat, aman, dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga mengajak para pelaku UMKM agar tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan adanya praktik pungutan liar (pungli), gangguan keamanan, maupun permasalahan ketertiban di lingkungan tempat tinggal dan lokasi usaha mereka. Apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat, warga diimbau segera melaporkannya kepada Babinsa atau instansi pemerintah terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Tidak hanya menyampaikan pesan terkait kegiatan ekonomi dan keamanan lingkungan, Sertu Achmad Pahri turut memanfaatkan kesempatan Komsos tersebut untuk menyosialisasikan informasi penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) Gelombang I Tahun Anggaran 2027, baik melalui jalur Calon Bintara (Caba) maupun Calon Tamtama (Cata). Ia mengajak warga yang memiliki anak, saudara, maupun anggota keluarga yang berminat mengabdikan diri sebagai prajurit TNI AD agar dapat menghubungi Babinsa setempat untuk memperoleh informasi dan arahan mengenai proses pendaftaran serta persyaratan yang harus dipenuhi.
Melalui kegiatan Komsos ini, Sertu Achmad Pahri berharap para pelaku UMKM semakin memahami pentingnya menjalankan usaha secara jujur, menjaga kualitas produk, serta turut berperan dalam menciptakan kondisi ekonomi dan keamanan lingkungan yang kondusif. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah binaan.
Kegiatan komunikasi sosial bersama warga pelaku UMKM di Dusun Tomposira tersebut berakhir pada pukul 11.31 Wita. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.
Iklan Terbaru
iklan 1
iklan 2


DPP LIMAS MENGUCAPKAN SELAMAT HARI BAKTI ADHIAKSA






