Warga Sidowonge Keluhkan Pemerataan Air Bersih, BPBD Pohuwato Diminta Evaluasi Distribusi

MINAT PASANG IKLAN DITULISAN INI SEGARA HUBUNGI TEAM MARKETING 🤗🤗🤗 Deskripsi gambar untuk SEO

POHUWATO, — Pendistribusian air bersih bagi masyarakat yang terdampak musim kemarau di Desa Sidowonge, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, menuai keluhan. Sejumlah warga menilai penyaluran bantuan air bersih belum merata dan berharap pemerintah daerah memberikan perhatian yang lebih adil terhadap kebutuhan masyarakat.

 

Keluhan tersebut berkaitan dengan pendistribusian air bersih yang diduga menggunakan mobil tangki berwarna oranye milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pohuwato. Warga mempertanyakan pemerataan penyaluran air, khususnya terkait dugaan adanya prioritas distribusi kepada masyarakat di kawasan Pelabuhan Randangan, yang juga berada di wilayah Sidowonge.

 

Kondisi ini memunculkan harapan agar penyaluran bantuan air bersih dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan, sehingga warga yang sama-sama terdampak kekeringan dapat memperoleh pelayanan secara proporsional.

 

BPBD Sebut Distribusi Dilakukan atas Permintaan Warga

 

Menanggapi keluhan tersebut, awak media berupaya menghubungi Agus, yang disebut sebagai koordinator lapangan penanggulangan dampak musim kemarau.

 

Dalam keterangannya, Agus menjelaskan bahwa fokus utama pendistribusian air bersih yang dilakukan pihaknya sebenarnya diarahkan ke wilayah Kecamatan Popayato grup. Namun, distribusi ke Desa Sidowonge turut dilakukan setelah adanya permintaan bantuan dari masyarakat setempat.

 

Ia menyebutkan, bantuan air bersih ke Desa Sidowonge telah disalurkan sebanyak tiga kali, yakni pada 8 September, 23 September, dan terakhir pada Senin (19/10/2026).

 

Menurut Agus, penyaluran tersebut merupakan bentuk respons atas permintaan warga yang membutuhkan pasokan air bersih di tengah kondisi musim kemarau.

 

Warga Berharap Pemerintah Bertindak Adil dan Responsif

 

Meski telah menerima bantuan pada beberapa kesempatan, keluhan mengenai pemerataan distribusi air bersih tetap menjadi perhatian masyarakat. Warga berharap pemerintah Kabupaten Pohuwato melalui BPBD dapat melakukan evaluasi terhadap pola penyaluran bantuan agar kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah terdampak dapat terakomodasi dengan baik.

 

Dalam situasi kemarau, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat ditunda. Karena itu, pendistribusiannya perlu mempertimbangkan tingkat kebutuhan warga, ketersediaan sumber air, jumlah masyarakat terdampak, serta kondisi wilayah yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

 

Pemerintah daerah juga diharapkan menyampaikan informasi yang transparan mengenai jadwal distribusi, wilayah sasaran, dan mekanisme penentuan prioritas penerima bantuan. Langkah tersebut penting untuk mencegah kesalahpahaman sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan penanggulangan bencana.

 

Hingga berita ini disusun, keluhan warga mengenai pemerataan distribusi air bersih di Desa Sidowonge menjadi perhatian yang perlu ditindaklanjuti melalui klarifikasi dan evaluasi lebih lanjut dari pihak terkait.

 

Masyarakat berharap pemerintah Kabupaten Pohuwato tidak hanya merespons permintaan bantuan yang masuk, tetapi juga memastikan bahwa warga yang membutuhkan memperoleh akses air bersih secara adil, terukur, dan berkelanjutan selama musim kemarau.

 

Catatan redaksi: Dugaan adanya prioritas distribusi kepada warga di kawasan Pelabuhan Randangan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Konfirmasi resmi dari BPBD Kabupaten Pohuwato mengenai dasar penentuan wilayah prioritas dan mekanisme pemerataan distribusi diperlukan agar persoalan ini dapat dinilai secara objektif dan berimbang.

Deber27

Deskripsi gambar untuk SEO DPP LIMAS MENGUCAPKAN SELAMAT HARI BAKTI ADHIAKSA PT GADAI MAS NUSANTARA
info iklan - berminat langsung klik Chat WhatsApp

Pos terkait

Promosi
dokter spesialis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *