PANGKEP- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com.PANGKEP — Menyikapi kondisi cuaca ekstrem di tengah musim kemarau panjang yang sangat rentan memicu terjadinya musibah kebakaran, Pemerintah Desa Malaka mengambil langkah cepat dan proaktif. Demi melindungi keselamatan jiwa serta harta benda warganya, Kepala Desa Malaka, Bapak Muhammad Albi Rusli, mengeluarkan imbauan serta maklumat penting terkait kesiapsiagaan mitigasi bencana kebakaran bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah teritorialnya pada Minggu (20/09/2026).
Sebagai pimpinan tertinggi di tingkat desa, Muhammad Albi Rusli menaruh perhatian serius terhadap potensi bahaya kebakaran, baik kebakaran yang melanda lahan perkebunan maupun pemukiman warga di kawasan Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Melalui instruksi langsungnya, Kades Malaka menggarisbawahi beberapa poin penekanan krusial yang wajib dipatuhi dan dijalankan oleh setiap kepala keluarga demi menjaga keamanan lingkungan bersama.
Terdapat tiga poin utama yang menjadi pokok imbauan tegas dari Kepala Desa Malaka kepada masyarakat, yaitu:
Pertama, pengendalian faktor kelalaian manusia dari aktivitas merokok.
Muhammad Albi Rusli mengimbau dengan sangat agar warga yang merokok memastikan puntung rokok mereka telah mati sepenuhnya (dipadamkan secara total) sebelum dibuang. Warga dilarang keras membuang puntung rokok yang masih menyala secara sembarangan di area terbuka, terutama di dekat semak-semak atau dedaunan kering yang sangat mudah tersulut menjadi kobaran api besar akibat tiupan angin kencang.
Kedua, kewaspadaan internal saat meninggalkan tempat tinggal. Kepala Desa mengingatkan agar warga yang hendak keluar rumah untuk beraktivitas di ladang atau bepergian, wajib melakukan pemeriksaan ganda pada area dapur. Pastikan kompor gas telah dimatikan sepenuhnya dan regulator dalam kondisi aman guna menghindari kebocoran gas yang dapat memicu kebakaran rumah kosong.
Ketiga, standarisasi keamanan instalasi listrik domestik. Dalam rangka mencegah bahaya kebakaran akibat arus pendek atau korsleting listrik, Bapak Muhammad Albi Rusli memberikan edukasi khusus agar masyarakat Desa Malaka hanya menggunakan kabel dan peralatan listrik yang telah bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI).
Penggunaan instalasi kabel berkualitas rendah dan penumpukan steker listrik yang melebihi kapasitas sangat dilarang karena menjadi salah satu pemicu utama kebakaran pemukiman di musim panas.
Langkah preventif yang disuarakan secara masif oleh Kepala Desa Malaka ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif dan budaya lapor cepat di kalangan masyarakat.
Muhammad Albi Rusli juga meminta para kepala dusun, ketua RT, dan RW untuk aktif meneruskan imbauan ini di setiap kesempatan pertemuan warga, agar Desa Malaka senantiasa berada dalam situasi yang aman, damai, dan terhindar dari bencana kebakaran selama musim kemarau melanda.
Iklan Terbaru
iklan 1
iklan 2

DPP LIMAS MENGUCAPKAN SELAMAT HARI BAKTI ADHIAKSA






