PANGKEP- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com.PANGKEP – Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi generasi muda melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk jajaran TNI di wilayah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Sebagai bentuk pengawasan dan pendampingan terhadap pelaksanaan program nasional tersebut, Babinsa Desa Bonto Birao Koramil 1421-01/Balocci, Serda Muspaharuddin, melaksanakan pemantauan proses penyiapan makanan di Dapur Sehat Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Yayasan Darul Barokah, Rabu (17/06/2026).
Kegiatan pemantauan berlangsung mulai pukul 07.30 Wita di Dapur Sehat MBG yang berlokasi di Jalan Batu Bara, Dusun Parang Lombasa, Desa Bantimurung, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep. Pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan penyiapan makanan berjalan sesuai standar kebersihan, keamanan pangan, serta siap didistribusikan kepada para siswa penerima manfaat di berbagai sekolah yang tersebar di wilayah Kecamatan Tondong Tallasa dan sekitarnya.
Dalam pelaksanaannya, Serda Muspaharuddin melakukan pengecekan langsung terhadap aktivitas anggota Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Pangkep yang bertugas menyiapkan makanan bergizi bagi ribuan pelajar. Program ini merupakan salah satu program prioritas nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak-anak Indonesia.
Berdasarkan hasil pemantauan, aktivitas memasak telah dimulai sejak malam hari, tepatnya pukul 21.00 Wita dan berlangsung hingga pukul 04.30 Wita. Selanjutnya, proses pengemasan makanan dimulai pukul 03.00 Wita hingga pagi hari dengan total makanan yang berhasil dikemas sebanyak 2.968 porsi.
Menu yang disiapkan untuk didistribusikan pada hari tersebut terdiri dari nasi putih, udang saus Padang, tahu goreng, mentimun segar, dan buah melon. Menu tersebut dipilih untuk memenuhi kebutuhan gizi para siswa dengan kandungan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral yang seimbang guna menunjang pertumbuhan serta aktivitas belajar mereka di sekolah.
Selain memastikan kualitas makanan, Babinsa juga memantau penerapan standar kebersihan oleh seluruh pekerja dapur. Dari hasil pengecekan, para petugas telah menggunakan masker dan sarung tangan selama proses pengolahan maupun pengemasan makanan. Hal ini menunjukkan komitmen penyelenggara dalam menjaga higienitas makanan sebelum dikonsumsi para siswa.
Serda Muspaharuddin menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pemantauan Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.
“Program MBG merupakan langkah strategis dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas. Kami hadir untuk memastikan proses penyiapan dan distribusi berjalan lancar sehingga makanan yang diberikan benar-benar sampai kepada para siswa dalam kondisi baik dan layak konsumsi,” ujarnya.
Hingga pukul 08.00 Wita, seluruh proses penyiapan makanan masih berlangsung dan siap untuk didistribusikan ke puluhan sekolah mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga madrasah yang berada di wilayah Kecamatan Tondong Tallasa. Distribusi dilakukan menggunakan satu unit mobil bernomor polisi DD 1382 XAS yang dikemudikan oleh Andis, serta satu unit sepeda motor bernomor polisi DD 5762 WK yang dikendarai Muhammad Amriadi.
Sebanyak 2.968 porsi makanan tersebut akan disalurkan kepada siswa di berbagai lembaga pendidikan, antara lain PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK hingga Madrasah Tsanawiyah yang tersebar di Desa Libureng, Bulutellue, Malaka, Bantimurung, Lanne, Bonto, Birao, Manyampa, dan wilayah lainnya dalam Kecamatan Tondong Tallasa.
Keberhasilan penyiapan ribuan porsi makanan setiap harinya menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak sekolah. Dengan asupan makanan yang sehat dan bergizi, diharapkan para siswa dapat belajar dengan lebih optimal, memiliki daya tahan tubuh yang baik, serta tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat, dan berdaya saing.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Cuaca cerah turut mendukung kelancaran proses penyiapan hingga pendistribusian makanan ke sekolah-sekolah penerima manfaat. Tidak ditemukan kendala maupun hambatan yang berarti dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Melalui sinergi antara pemerintah, TNI, penyelenggara dapur sehat, dan seluruh pihak terkait, Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Pangkep diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa mendatang.
iklan 1
iklan 2






