Danramil 1421-01/Balocci Hadiri Rapat Koordinasi dan Peningkatan Kapasitas Manggala Agni untuk Kesiapsiagaan Pengendalian Kebakaran Hutan Tahun 2026

Deskripsi gambar untuk SEO DEWAN PENGURUS PUSAT LASKAR 99 BAWAKARAENG Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Ibu Aliyah Mustika Ilham Wakil Wali Kota Makassar yang ke-57 Tahun -30 Maret 2026-

MAROS- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com.MAROS – Komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan terus diperkuat melalui sinergi berbagai pihak. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Peningkatan Kapasitas Manggala Agni dalam rangka Kesiapsiagaan Pengendalian Kebakaran Hutan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Tahun 2026 yang digelar pada Kamis, 11 Juni 2026, pukul 09.20 WITA, bertempat di Taman Wisata Bantimurung, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros.

Dalam kegiatan tersebut, Kapten Inf. Warda selaku Danramil 1421-01/Balocci menghadiri rapat sebagai perwakilan Kodim 1421/Pangkep. Kehadiran Danramil menunjukkan dukungan penuh TNI AD terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan yang menjadi salah satu ancaman serius bagi kelestarian kawasan konservasi serta keselamatan masyarakat di sekitar wilayah hutan.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi kehutanan, BPBD, serta para pemangku kepentingan lainnya. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Abdul Rajab, S.TP., M.P., Kepala Biro SDM Kementerian Kehutanan Dedy Asriady, S.Si., M.P., Kepala Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sulawesi Abdul Waggas, S.Sos., M.M., Kepala Seksi Wilayah I Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sulawesi Sudarwanto, para camat dari wilayah Maros dan Pangkep, unsur TNI-Polri, BPBD Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep, serta sejumlah pejabat dari instansi kehutanan dan konservasi.

Dalam forum tersebut dibahas berbagai langkah strategis menghadapi musim kemarau yang diperkirakan akan berlangsung lebih ekstrem akibat fenomena El Nino. Berdasarkan informasi dari BMKG yang disampaikan dalam rapat, akhir bulan Juni hingga awal Juli 2026 diprediksi akan memasuki periode El Nino yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.

Para peserta rapat juga mengidentifikasi beberapa kawasan yang masuk kategori rawan kebakaran hutan di sekitar kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, yakni kawasan Gunung Bulusaraung, Hutan Pinus Cenrana, Tabo-Tabo, serta kawasan Bantimurung. Wilayah-wilayah tersebut menjadi perhatian utama karena memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi saat musim kemarau panjang.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, pihak terkait telah menyiapkan tim penanggulangan kebakaran hutan yang terdiri dari 30 personel Manggala Agni yang siap bergerak sewaktu-waktu apabila terjadi kebakaran. Selain kesiapan personel, berbagai sarana dan prasarana pendukung juga terus dipersiapkan guna mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf. Warda menyampaikan bahwa penanganan kebakaran hutan tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kerja sama dan koordinasi yang kuat dari seluruh unsur terkait. Menurutnya, sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi kehutanan, BPBD, serta masyarakat merupakan kunci utama dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan kebakaran hutan.

Rapat koordinasi ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kawasan konservasi yang memiliki nilai ekologis tinggi. Melalui koordinasi yang baik, setiap pihak dapat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan secara lebih efektif dan terukur.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen kolaborasi oleh pihak-pihak terkait. Penandatanganan tersebut menjadi simbol kesepakatan dan kesiapan seluruh stakeholder untuk bekerja sama dalam menghadapi potensi kebakaran hutan yang diperkirakan meningkat pada musim kemarau tahun ini.

Dengan terselenggaranya rapat koordinasi dan peningkatan kapasitas Manggala Agni ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat semakin siap dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama musim kemarau. Selain itu, langkah preventif yang dilakukan sejak dini diharapkan mampu meminimalisir risiko kebakaran hutan serta menjaga kelestarian kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung yang menjadi salah satu aset lingkungan penting di Sulawesi Selatan.

Kegiatan rapat koordinasi berlangsung hingga pukul 12.15 WITA dan berakhir dalam keadaan aman, tertib, serta lancar. Sinergi yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan demi keberlanjutan kehidupan masyarakat serta generasi mendatang.

Informasi: bukan lagi bagian dari KLTV PT GADAI MAS NUSANTARA
info iklan - berminat langsung klik Chat WhatsApp

Pos terkait

Promosi
Deskripsi gambar untuk SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *