PANGKEP- KLTV INDONESIA klivetvindonesia.com.Ma’rang,- Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Bhabinkamtibmas Desa Padang Lampe Polsek Ma’rang Polres Pangkep, AIPTU Mufti, S.H., terus melakukan pendekatan persuasif dan edukatif kepada warga binaannya.
Pada Rabu sore sekitar pukul 16.10 Wita, setelah beberapa kali melakukan kunjungan sebelumnya, AIPTU Mufti, S.H., kembali melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi di Kampung Bulu Pao, Desa Padang Lampe, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Padang Lampe melalui Kepala Dusun Bulu Pao, Anwar, serta Ketua Karang Taruna Desa Padang Lampe, Andi Fikram, S.Sos. Mereka bersama-sama menyambangi dan berdialog langsung dengan seorang pembuat ballo, Jemmaing, yang sebelumnya sempat ditemukan membawa minuman tradisional tersebut.
Dengan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, AIPTU Mufti menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas secara humanis. Ia mengedukasi tentang dampak negatif konsumsi minuman keras yang dapat memicu gangguan keamanan serta merusak masa depan generasi muda.
Selain memberikan pemahaman mengenai bahaya minuman keras, Bhabinkamtibmas juga mengajak Jemmaing untuk beralih profesi dari pembuat ballo menjadi pengrajin gula aren yang memiliki nilai ekonomi lebih positif dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, menjauhi aktivitas yang dapat mengganggu Kamtibmas, serta mencari alternatif usaha yang lebih produktif dan bernilai ekonomi,” ujar AIPTU Mufti di sela kegiatan.
Tak hanya itu, Bhabinkamtibmas juga mengajak seluruh warga untuk terus mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
Kapolres Pangkep AKBP Muhammad Husni Ramli, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kapolsek Ma’rang AKP Amran Adam memberikan apresiasi atas langkah proaktif yang dilakukan Bhabinkamtibmas bersama pemerintah desa dan Karang Taruna dalam membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.
“Kegiatan sambang ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami mendorong seluruh Bhabinkamtibmas untuk terus mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif kepada warga, khususnya generasi muda, agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban,” ungkap AKP Amran Adam.
Melalui sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan elemen kepemudaan, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga Kamtibmas semakin meningkat, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang harmonis, produktif, dan bebas dari gangguan keamanan.
iklan 1
iklan 2






