Kepala UPT SMAN 2 Gowa Tekankan Kebersihan sebagai Bagian dari Iman dan Disiplin Sekolah

GOWA-KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com,Menjaga kebersihan lingkungan sekolah bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud kedisiplinan dan pembentukan karakter. Hal inilah yang ditekankan Kepala UPT SMAN 2 Gowa, Imran, M.Pd., dalam program kebersihan yang sedang digalakkan di sekolah yang dipimpinnya.

Menurut Imran, menjaga kebersihan merupakan bagian dari iman sekaligus bentuk nyata disiplin yang harus ditanamkan sejak dini kepada para siswa. “Kebersihan itu bagian dari iman. Ketika lingkungan sekolah bersih, siswa merasa nyaman belajar, guru pun lebih fokus mengajar. Ini adalah fondasi kedisiplinan yang harus kita jaga bersama,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (22/9/2025).

Suasana bersih di lingkungan sekolah membuat para siswa SMAN 2 Gowa terlihat lebih bergembira dan betah berada di sekolah. Pekarangan yang terjaga rapi, ruang kelas yang bebas sampah, hingga area strategis yang dipasangi spanduk bertuliskan ajakan menjaga kebersihan, menjadi bukti keseriusan pihak sekolah. Beberapa spanduk bertuliskan pesan moral, seperti “Dilarang Membuang Sampah Sembarangan” dan “Kebersihan Bagian dari Iman”, semakin menguatkan budaya disiplin ini.

Imran menambahkan, program kebersihan bukan hanya soal fisik lingkungan, melainkan juga bagian dari pembelajaran. Para siswa diajak memahami bahwa menjaga kebersihan berarti ikut melatih kedisiplinan diri. “Disiplin itu tidak hanya hadir tepat waktu atau taat aturan, tapi juga terlihat dari bagaimana kita menjaga lingkungan. Ini akan sangat bermanfaat bagi pembentukan karakter mereka ke depan,” tegasnya.

Dukungan penuh dari guru-guru di SMAN 2 Gowa turut memperkuat keberhasilan program ini. Mereka berperan aktif mengingatkan dan memberi teladan, mulai dari cara membuang sampah, menjaga kerapihan kelas, hingga menanamkan tanggung jawab kepada siswa. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari para orang tua. Mereka menilai, disiplin kebersihan yang diterapkan sekolah membuat anak-anak mereka lebih bertanggung jawab, baik di rumah maupun di sekolah. “Kami ingin orang tua bangga terhadap pembelajaran yang kami terapkan. Karena anak-anak bukan hanya dididik cerdas secara akademik, tapi juga disiplin dalam sikap dan perilaku,” ungkap Imran.

Imran berharap, program menjaga kebersihan ini bisa terus ditingkatkan di masa depan. Menurutnya, SMAN 2 Gowa ingin menjadi contoh sekolah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga dalam pembentukan karakter siswa melalui kedisiplinan yang sederhana, seperti menjaga kebersihan.

“Kalau kebersihan sudah terjaga, maka semangat belajar meningkat, kualitas pembelajaran membaik, dan pada akhirnya akan melahirkan generasi yang berakhlak baik dan berprestasi. Itulah tujuan utama kami di SMAN 2 Gowa,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *