Bersama Mangrove, Bangun Pesisir Tangguh: Koramil Labakkang Hadiri Kegiatan Penanaman Mangrove di Kampung Tanarajae

PANGKEP-KLTV INDONESIA

klivetvindonesia.com,Pangkep, 26 Juli 2024 – Dalam rangka memperkuat ekosistem pesisir dan meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat, kegiatan Penanaman Mangrove Camp dengan tema “Bersama Mangrove Membangun Pesisir Tangguh” sukses digelar di Dermaga Kampung Tanarajae, Dusun Binangatoa, Desa Bonto Manai, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, pada Sabtu (26/07/2024) pukul 14.20 WITA.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Blue Forests (Yayasan Hutan Biru) dan turut dihadiri berbagai elemen masyarakat serta aparat kewilayahan. Dari pihak TNI, hadir Serma Muh. Sahrir, selaku Bati Komsos Koramil 1421-04/Labakkang, yang hadir mewakili Danramil dan berperan dalam pengamanan serta dukungan kegiatan tersebut. Turut hadir pula Serda Firman G, Babinsa Desa Bonto Manai, serta Serda Ermin, Babinsa Kelurahan Labakkang.

Acara dibuka secara resmi oleh Bahri, SE., MM, Camat Labakkang, yang memberikan apresiasi terhadap kegiatan kolaboratif ini. Ia menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove sangat penting sebagai bagian dari upaya pelestarian alam, mitigasi bencana, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Mangrove adalah benteng alam bagi desa pesisir, dan pelibatan masyarakat adalah kunci keberlanjutan,” ujarnya

Sebelum kegiatan inti, rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan sambutan dari Akhsan Nur Iman, Ketua Yayasan Hutan Biru. Ia menjelaskan pentingnya melibatkan generasi muda, komunitas lokal, dan berbagai stakeholder dalam rehabilitasi ekosistem mangrove yang kini mulai tergerus akibat aktivitas manusia dan perubahan iklim.

Turut memberikan sambutan adalah H. Erwin, SH., MH., Kepala Desa Bonto Manai, yang menyatakan rasa bangganya atas sinergi antara pemerintah, komunitas, dan TNI dalam kegiatan yang membawa dampak positif bagi desa. Tak ketinggalan, Ridwan AP Dg. Sawi, Ketua BPD Desa Bonto Manai, serta tokoh masyarakat lainnya seperti Abd. Rahman Muso, Kepala Dusun Binangatoa, dan Sahir, Ketua RT Kampung Tanarajae, ikut memeriahkan kegiatan.

Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam Penanaman Mangrove Camp ini meliputi
Rehabilitasi Mangrove di area pesisir Kampung Tanarajae.
Aksi bersih pantai di sekitar area ekosistem mangrove.
Penanaman bibit mangrove secara langsung oleh peserta dan tamu undangan.

Penampilan budaya lokal, yang disuguhkan oleh Komunitas Anak Remaja Lappung sebagai bentuk pelestarian nilai tradisional.
Kegiatan ini semakin semarak dengan partisipasi aktif mahasiswa KKN UMI sebanyak 11 orang, serta Karang Taruna Desa Bonto Manai yang turut andil dalam kegiatan lingkungan ini.

Dukungan dari TNI melalui kehadiran Babinsa dan aparat Koramil 1421-04/Labakkang menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung program-program yang bersifat kemasyarakatan, terutama yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup dan pemberdayaan wilayah binaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan pesisir dan menjadikan hutan mangrove sebagai bagian penting dalam strategi ketahanan wilayah terhadap bencana alam dan perubahan iklim.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *