GOWA-KLTV INDONESIA
klivetvindonesia.com,Gowa, 11 April 2025 – Pencarian terhadap Amir bin Ahmad, seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun yang diduga jatuh dan hanyut di Sungai Tamalulung, Dusun Allukeke, Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terus dilanjutkan memasuki hari kedua. Hingga saat ini, korban belum ditemukan.
Peristiwa memilukan ini terjadi pada Rabu (9/4), saat korban terakhir kali terlihat bermain di sekitar jembatan dekat aliran sungai bersama beberapa temannya. Diduga kuat, Amir terpeleset dan jatuh ke dalam arus sungai yang cukup deras. Keluarga yang menyadari hilangnya Amir segera melaporkan kejadian ini kepada aparat setempat dan menghubungi tim SAR.
Sejak Kamis siang (10/4), Tim SAR Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur langsung menggelar operasi pencarian. Pada pukul 13.00 WITA, tiga tim dibentuk untuk menyisir area sekitar sungai.
Tim 1 menyisir lokasi jatuhnya korban di sekitar jembatan pertama.
Tim 2 melanjutkan pencarian ke arah jembatan kedua hingga jembatan gantung.
Tim 3 siaga di posko induk untuk dukungan logistik dan koordinasi.
Meski pencarian berlangsung intensif hingga pukul 17.30 WITA, hasilnya masih nihil. Tim melakukan debriefing di akhir hari dan memutuskan untuk melanjutkan pencarian keesokan harinya.
Kondisi cuaca yang kurang bersahabat turut mempersulit proses pencarian. Data dari BMKG menunjukkan hujan ringan dengan suhu 25°C, kelembaban udara mencapai 94%, dan kecepatan angin 1,2 km/jam dari arah Timur Laut.
Unsur-unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain:
BASARNAS Makassar
SAR UNM
Kapolsek Gowa
Babinsa Gowa
Damkar
SAR UNHAS
SAR MAR-TEAM
Dompet Dhuafa
BAZNAS Maros
HI
IA Ambulance
BPBD Gowa
MRB Gowa
SAR Polda
Masyarakat setempat

Solidaritas dan kerja sama lintas instansi serta dukungan penuh dari masyarakat setempat menjadi penggerak utama dalam operasi penyelamatan ini. Harapan besar masih digantungkan pada kelanjutan pencarian esok hari, dengan doa dan dukungan terus mengalir untuk keselamatan Amir.





