PANGKEP – KLTV INDONESIA,
klivetvindonesia.com, pangkep Senin, 17 Maret 2025Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Pangkep semakin marak. Investigasi terbaru dari Lembaga Kontrol Independen Nasional (LKIN) mengungkap dugaan praktik curang yang dilakukan oleh beberapa merek rokok, seperti Excel Click, HRJ Gold, R9 Bosse, Garet, dan lainnya. Modus yang digunakan adalah memanipulasi pita cukai dan nomor cukai, dengan mencantumkan label isi 12 batang, padahal dalam satu bungkus sebenarnya berisi 20 batang.
Taktik ini bertujuan untuk mengelabui konsumen serta petugas agar terlihat seolah-olah mematuhi peraturan. Padahal, kenyataannya, para pelaku usaha rokok ilegal ini menghindari pembayaran cukai sesuai ketentuan, yang pada akhirnya merugikan negara dalam penerimaan pajak.
Menurut Ketua LKIN, M. Yusuf, dampak peredaran rokok ilegal ini tidak hanya merugikan negara tetapi juga membahayakan generasi muda. Dengan harga yang sangat murah, berkisar Rp18.000 hingga Rp20.000 per bungkus, rokok ilegal ini mudah diakses oleh masyarakat, termasuk pelajar dan remaja. Barang ilegal tersebut di duga dijual bebas di berbagai toko dan pasar di Pangkep serta daerah lain di Sulawesi Selatan.
LKIN menyoroti lemahnya pengawasan serta adanya dugaan keterlibatan oknum dalam distribusi rokok ilegal ini. Oleh karena itu, M. Yusuf mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk segera bertindak tegas guna memberantas peredaran rokok ilegal yang semakin meresahkan masyarakat.
“Jika tidak ada tindakan yang jelas dari pihak berwenang, maka bukan tidak mungkin ada indikasi keterlibatan oknum dalam menikmati keuntungan dari bisnis ilegal ini,” tegas M. Yusuf.
Akankah pihak berwenang segera turun tangan? Atau praktik ini akan terus berlanjut tanpa hambatan?





