Waspada Serangan Impersonation, Kemenkes Ingatkan Masyarakat untuk Lebih Teliti

KLTV INDONESIA

klivetvindonesia.com– Jakarta, 24 Januari 2025 – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat, terutama para pegawai dan pengguna layanan kesehatan, untuk lebih waspada terhadap serangan siber jenis impersonation. Impersonation merupakan serangan yang sering kali menggunakan metode social engineering, di mana pelaku menyamar menjadi orang lain, biasanya dengan tujuan untuk mendapatkan informasi pribadi atau bahkan uang.

 

Serangan ini bisa berupa pengiriman email palsu yang seolah-olah berasal dari atasan, panggilan telepon yang mengaku sebagai pejabat penting, atau bahkan profil media sosial palsu yang menggunakan foto orang lain untuk menipu korban.

 

Menurut Kemenkes, para korban sering kali merasa terjebak karena penyerang menggunakan nama dan foto yang familiar. Namun, cara bicara yang tidak biasa dan informasi yang mencurigakan menjadi tanda bahwa itu adalah percakapan palsu. Pesan-pesan ini sering kali meminta informasi pribadi atau bahkan uang dengan dalih darurat.

 

Untuk menghindari serangan jenis ini, Kemenkes memberikan beberapa tips penting:

 

Verifikasi selalu orang yang meminta informasi pribadi, terutama jika mereka mengklaim sebagai atasan atau rekan kerja.

 

Waspadai pesan atau panggilan telepon yang mencurigakan, terutama jika mereka meminta uang atau data pribadi.

 

Kenali tanda-tanda umum penipuan, seperti penawaran undian berhadiah atau taktik yang memanfaatkan emosi.

 

 

Kemenkes juga mengingatkan bahwa dalam menghadapi serangan impersonation, penting untuk selalu berhati-hati dan tidak langsung mempercayai pesan atau panggilan yang tidak jelas asal-usulnya. Jangan sampai terjebak oleh modus-modus penipuan yang bisa merugikan.

 

“Healthies, pastikan untuk selalu memeriksa sumber informasi sebelum memberikan data pribadi atau melakukan transaksi. Jangan mudah percaya jika ada yang meminta uang atau informasi pribadi secara mendesak. Ingat, berAKHLAK dalam setiap langkah kita: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif,” ujar Kemenkes dalam pengumuman resminya.

 

Jangan sampai, kita atau orang yang kita kenal menjadi korban dari serangan siber ini. Hati-hati dan tetap waspada!

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *