Ceritera Pendek Cincin Permata Biru

KLTV INDONESIAklivetvindonesia.com – Kau berceritera tentang kekasihmu pertama kali aku berusia 20 tahun . Ceritera itu , kau tuturkan di samping teras rumahmu , sebelum kita berpisah . Di buku harianku catat keinginanmu . Lalu kau tersenyum.

Tiga menit kemudian terdengar deringan handphone memecah kesunyian malam, terdengar suara memanggil ,” Hallo, Sayang !! Oh ! Siapa ini ?

“Aku Tom , masih ingat sayang !! ,kita pernah berjumpa di teras Kafe Pasir Putih.”

Oh….. sepertinya , waktu itu , kita menikmati keindahan pantai, sambil menyaksikan ombak memecah bui dan menyiram bibir pantai , tanganmu, kupegang erat .

Pertama, kamu berjumpa denganku , sepertinya ada perasan malu. Menyusul kamu mendengar tutur kataku yang santun dan artikulasi suaraku yang pelan,” keraguan mu terhadapku kecil dan kamu ingin aku ada di sampingmu.

Aku tahu, teman – temanmu , tidak menyukai kalau aku menjadi kekasihmu . Aku juga belum mengerti mengapa mereka harus terlibat pada urusan kita ? Mungkin saja , sifat
mereka yang demikian atau teman – temanmu ingin memiliki aku, ujar tom .

” Masih kau ingat , aku memijit jarimu ? Sebelum kamu mengambil roti dari cetaknya !! Engkau yang menyajikan roti dan kemudian kita saling bersuap dan kau memanggil aku Juwita dan aku memanggil kamu, Tom”.

Cincin yang kamu berikan , ku hias di jari manisku sebagai tanda mata dari mu . Cincin ini selalu ku kenang kan , karena aku orang pertama yang mendapatnya. Di malam hari , bayanganmu selalu menghampiriku, membuat aku terjaga dari tidur .Mudah – mudahan di hari – hari yang indah ini , ada yang membawa kabar .

Cinta Tom dan Juwita sepertinya dipisahkan oleh karir yang membuat Juwita bersedih hati .Namun, Tom terus meyakinkan kepada Juwita bahwa ia tak akan mengingkar janji , karena tanda mata darimu masih ada di jari manisku. Aku pergi ke California bukan cari siapa – siapa tapi hanya menyelesaikan study S3. Meski belum menikah tapi cincin permata biru sebagai pengikat janji .

Juwita seperti bingung dan seperti tak percaya, apa yang diutarakan Tom itu .Kak , bagaimana kalo kita menikah dulu !! Sehingga tak ada gosip kakak tinggalkan aku !!

Melihat tingkah Juwita yang galau itu, Tom terus meyakinkan Juwita untuk bisa memahami .

“Kata Tom,”peluang menyelesaikan study S3 hanya sekali karena ini beasiswa . Jika ditolak sepertinya kehilangan intan berlian.”

“Kata Juwita ,” Bukan !! Itu sayang ? ” Menikah dulu !!. Jawab Tom , “Percayalah , aku tidak akan mengingkari janji , Cincin Permata Biru ini sebagai pengikat janji . Bukan !! Bukan !! Bukan itu .” Menikah dulu kakak. Percayalah Cincin Permata Biru sebagai pengikat janji” . Bersambung …..

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *