PT.Sultan Rafli Diduga Gunakan Zat Kimia Berbahaya, Masyarakat Resah.

klivetvindonesia.com.Ketapang, Kalimantan Barat. Masyarakat Desa Segar Wangi Resah, Tambang emas PT.Sultan Rafli mandiri yang terletak di Dusun Muatan Batu, Desa Nanga Kelampai, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat Gunakan Bahan kimia berbahaya merek Jin Shan untuk pemurnian emas.

 

Menurut keterangan AL ( minta identitas diri dirasakan) warga masyarakat Desa Mambuk, Tambang Emas PT.Sultan Rafli Mandiri diduga menggunakan bahan kimia berbahaya merek Jin Shan untuk permurnian emas, yang mana banyak karung merek Jin Shan habis digunakan berserakan di lingkungan perusahaan, yang membawa dampak bagi kesehatan pekerja dan masyarakat yang beraktifitas dilingkungan perusahaan.

 

” Kami selaku masyarakat Resah, tambang PT.Zultan Rafli Mandiri diduga gunakan bahan kimia Berbahaya merek Jin Shan untuk permurnian emas, dan karung Bahan Kimia Merek Jin Shan habis digunakan dibuang di sembarang tempat, dampaknya sangat berbahaya bagi pekerja dan masyarakat yang berkunjung ke dalam lingkungan perusahaan”. Tutur AL kepada Japosko & kltv indonesia

 

Selain itu AL juga menjelaskan bahwa limbah hasil aktifitas tambang Emas PT.Sultan Rafli Mandiri tersebut juga diduga meluap keluar, diduga masuk areal kebun milik masyarakat yang berbatasan langsung dengan aktivitas Tamang tersebut.

 

” Limbah hasil aktifitas tambang emas pt.sultan Rafli Mandiri juga diduga meluap masuk kelahan masyarakat yang berbatasan langsung dengan perusahaan “. Tutup AL kepada Japos.co (17/05) lewat pesan WhatsApp.

 

Beberapa waktu lalu awal media mendatangi pihak perusahaan PT.Sultan Rafli mandiri untuk konfirmasi hal tersebut namun, tidak bisa menemui pihak menejemen perusahaan, yang mana keamanan perusahaan dijaga berlapis.

 

Untuk mengetahui apakah bahan Kimia Jin Shan tersebut berbahaya atau tidak Japos. co melakukan konfirmasi ke Dinas Perkim -LH, menurut penjelasannya walau penjelasan bahan kimia tersebut ramah lingkungan tetapi masih termasuk limbah B3, karena unsurnya CN ( Simbol Kimia Sianida), selesai menggunakan bahan kimia merek Jin Shan, karungnya harus dicuci bersih dan di buang atau di tanam.

 

“Walau ramah lingkungan tp msh termasuk LB3, karna unsurnya CN (simbol kimia sianida)”. Tutur Edwardo Hungan, SH di Dinas Perkim -LH Ketapang melalui pesan WhatsApp (17/05).

 

Terkait dugaan adanya pencemaran lingkungan alam bisa langsung membuat surat aduan resmi ke Gakum tutup Edwardo Hungan, SH.

 

 

 

Team kltv indonesia / Japosko

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *