LUWU – KLTV INDONESIA
–klivetvindonesia.com– Banjir yang melanda 12 Kecamatan dan 25 desa di Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan , 3 Mei 2024 meninggal duka buat warga masyarakat karena kehilangan anggota keluarga , rumah terhanyut dibawa banjir dan terendam air.
Sedangkan areal persawahan dan pertanian juga mengalami hal yang serupa.
Sementara transportasi darat yang menghubung antara desa ada sejumlah unit jembatan yang rubuh, tanah longsor, badan jalan rusak berat. Akibat dari banjir tersebut 6 orang meninggal dunia , 1 orang menghilang dan 60 orang kepala keluarga mengunsi.
Keterkaitan dengan banjir yang terjadi pada 3 Mei 2024 pukul 01 : 17 Wita maka media KLTV Indonesia.Com melaporkan peristiwa kejadian banjir tersebut merujuk data dari PUSDA LOP- PB BPBD Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan : Jalan Andi Djemma , Desa Senga Selatan keCamatan Belopa sebagai berikut : rumah warga terendam dan hanyut :
1. Kecamatan Suli :
* Desa Cimpu 7o unit rumah
* Desa Cakkeawo 100 unit rumah
* Desa Malela 100 unit rumah
* Desa Botta 80 unit rumah
* Desa Bantu Barana 120 rumah
* Desa Murante 75 rumah
2. Kelurahan Sali Barat :
Desa Poringan 2 unit rumah hanyut dan 10 unit rumah terendam . Desa Kaili : 12 unit rumah .
3. Kecamatan Latimojong :
Desa Pajang : 6 unit rumah hanyut
4. Kecamatan Ponrang Selatan . Desa Taramatekkeng 40 unit rumah
5. Kecamatan Larompong Selatan : Kelurahan Taramatekeng 40 unit rumah
6. Kecamatan Bajo :
Desa Tallang Bulawang : 15 unit 15 unit terendam
7. Kecamatan Bajo Barat :
Desa Bone Lemo : 90 unit rumah
8. Kecamatan Kamanre :
Kelurahan Cilallang : 90 unit rumah .
9. Kecamatan Belopa :
Kelurahan Radda : 120 unit rumah .
Kelurahan Senga selatann: 60 unit rumah
Desa Kurrusumanga : 25 unit rumah .
10. Kecamatan Belopa Utara . Kelurahan Sabe : 30 unit rumah .
11. Kecamatan Bupon :
Desa Tanjong : 50 unit rumah terendam . Kelurahan Noling 70 unit rumah . Taksiran kerugian sementara RP . 4.988.110.000.





