Kltvindonesia.com, Pontianak, Kalbar – Penjabat Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP., M.Si. menghadiri Grand Opening Klinik Pratama Tree Medika Jalan H. Rais, A. Rahman No. 52 B. Selasa (23/4/2024).
“Selamat dan sukses kepada Klinik Pratama Tree Medika yang pada hari ini telah dilaksanakan Grand Opening, semoga menjadi sarana prasarana untuk kesehatan masyarakat Kota Pontianak,” harap Pj. Ketua TP-PKK Provinsi Kalbar.
Tak hanya itu, dirinya juga mengharapkan dengan hadirnya Klinik Pratama Medika di Kota Pontianak dapat menjadikan masyarakat Pontianak yang lebih sehat.
“Semoga dapat meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya di Kota Pontianak,” tutupnya.
Sementara itu ditempat yang sama Adil prawira Budiman yang dalam bertindak sebagai direktur utama klinik tree medika ini mengatakan “saat ini untuk pelayanan klinik tree medika untuk pasien yang berobat penyakit dasar seperti demam,luka jahitan maupun kecelakaan serta untuk dokter umum nya selalu standby dari hari Senin sampai Sabtu dari pukul 08.00-22.00.” ungkapnya
Sampai saat ini untuk dokter umum nya ada 4.dokter diantaranya Dr.Fathur, Dr.Faiz, Dr.Abdullah dan Dr.Anggita, dan ditahun ini insyaallah kita akan bekerjasama dengan BPJS kesehatan dengan adanya BPJS pasien tidak mengantri panjang dan dokter bisa Dua shift standby, untuk sekarang ini kami belum menggunakan BPJS berdasarkan surat edaran terbaru dari menteri kesehatan ternyata BPJS itu terakreditasi dulu untuk fasilitas kesehatannya. Terangnya
Dan untuk saat ini pengobatan kami di klinik tree medika menggunakan fasilitas pengobatan umum dan untuk konsultasi ke dokter terjangkau dengan kisaran harga Rp.60.000 per pasien Dengan harga tersebut cukup terjangkau dan untuk obat-obat nya sendiri kami langsung bekerjasama dengan apotik tree dharma dan obat-obatan sudah tersedia di apotik tree medika, pasien-pasien tidak usah mencari obat kemana-mana kebetulan apotik tree medika berlokasi disamping klinik tree medika. Jelasnya
Adil berharap kepada ” masyarakat kota Pontianak dari tingkat kesehatannya meningkat serta kesadarannya untuk berobat lebih baik.” Pungkasnya mengakhiri
(Sri Novianti)





