Banjir Melanda Hampir Seluruh Jalan Terendam

Klivetvdonesia com

Palembang- hujan yang turun dengan derasnya semalam mulai pukul 2.00wib sampai dengan jam 06 pagi baru berhenti 10/01/24

Mengakibatkan banjir bukan saja diseluruh pemukiman warga sekitar RT 29 kelurahan 13 ulu darat Palembang tapi juga kota Palembang seluruh luas jalan terendam banjir dengan kedalaman bervariasi antara 30 cm sampai dengan 60 cm atau diatas lutut orang dewasa.

 

Setiap musim hujan tiba bukan hal baru untuk yang namanya banjir dan bencana alam akan melanda

Salah satu warga RT 29 kelurahan 13 ulu kota Palembang yang kami wawancara dilapangan Wawan 44 tahun mengatakan hujan yang turun tadi malam mulai pukul 2 dini hari sangat deras apalagi dengan lamanya hujan yang turun sampai baru berhenti pukul 6 pagi tadi mengakibatkan banjir dimana-mana sehingga air pun masuk kedalam rumah Wawan bertutur sangat khawatir dengan keadaan banjir ini karna selain menghambat aktivitas yang akan dilakukan juga bisa menimbulkan penyakit seperti gatal- gatal dan juga flu

Ketua RT 29 novendra akrab dipanggil nov mengatakan bukan hal baru setiap musim hujan tiba banjir pasti akan melanda itulah kenapa setiap Minggu kadang saya mengajak warga untuk bergotong royong membersihkan lingkungan dan juga paritan serta perbaikan drainase dengan harapkan agar bila musim hujan turun warga rumahnya dan juga jalanan tidak kemasukan air alias kebanjiran

Tapi ya kenyataan berkata lain walaupun sudah semaksimal mungkin menjaga lingkungan dan bergotong royong tetap juga banjir melanda ujarnya bukan hanya dilingkungan rt29 saja tetapi juga hampir di semua wilayah kota Palembang mengalami kebanjiran

 

Nov berharap dan juga menghimbau kepada seluruh warga agar tetap waspada dan tetap menjaga lingkungan walau banjir kali ini lebih dalam dari tahun tahun sebelumnya lebih diatas lutut orang dewasa tapi tidak menimbulkan korban jiwa warga Masi bisa mengatasinya.

 

Nov juga berharap semoga ada tindak lanjut dari pemerintah kota dalam mengatasi banjir ini agar warga bisa kembali beraktivitas dengan normal tanpa takut kendaraan akan mengalami mati mesin karna terendam banjir dan anak-anak yang bersekolah Masi tetap mengikuti pelajaran dengan semestinya tanpa harus lepas alas kaki

 

 

 

(eli.s)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *