Klivetvindonesia.com Medan – M.Syahdika (20) thn, korban lakalantas pada 16 Juni 2023 lalu dan sempat di rawat RSUD H.Adam Malik Medan selama dua pekan kini, kembali di rawat RSU. Bhayangkara Medan,Rabu (27/9/23).
M.syahdika pasien korban tabrak lari pada tanggal 16 Juni 2023 yang sebelumnya mengalami kebocoran dari pinggul sebelah kiri dan mengeluarkan cairan atau nanah setelah usai pasca operasi pada usus nya, tanggal 23 Juli 2023 di RSU.ROYAL PRIMA medan jalan ayahanda kec.medan Petisah Sei putih Tengah.
Adapun sepulang nya syahdika dari RSUD.H.Adam Malik Medan, ibunya membawa ke kediaman keluarganya yang ada di Jl. Biru Biru, Pasar VI, Deli Tua, Kab. Deli Serdang.
Terkait viral nya kondisi syahdika, pihak relawan ikut serta dalam menangani kasus lakalantas atau tabrak lari yang dialami korban yang mana selepas pasca operasi usus bocor, kondisi semakin memburuk dan sangat prihatinkan berharap pasien mendapatkan bantuan medis agar kondisinya kembali pulih.
Adanya pemberitaan dari media online pihak poldasu dan jasa raharja kembali mengunjungi ke kediaman keluarga syahdika berada di Jl. Biru Biru, Pasar VI, Deli Tua, Kab. Deli Serdang, untuk melihat kondisi syahdika.
Mirisnya kondisi yang di alami syahdika, dengan bukan hanya di kesehatan nya saja yang terganggu dan menurun selepas pasca operasi, syahdika juga mengalami gizi buruk efek dari infeksi usus bocor atas kelalaian beberapa rumah sakit yang pernah menangani syahdika.
Melihat kondisi syahdika yang sangat prihatin Kapolda Irjen Pol Agung Setya dan jasa raharja untuk membawa kembali syahdika ke RSU.Bhayangkara Jl. K.H. Wahid Hasyim No.1, Merdeka, Kec. Medan Baru, Kota Medan, untuk mendapatkan penanganan medis sampai syahdika kembali pulih dan dapat beraktivitas kembali.
Kepedulian Kapoldasu Irjen Pol Agung Setya terhadap masyarakat khususnya syahdika korban lakalantas mendapatkan apresiasi kepada keluarga dan pihak keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pertolongan yang di berikan kepada syahdika.
Prihal tersebut juga mendapat perhatian dari Pemerhati kesehatan sekaligus Bacaleg kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sumatera Utara Dr.Dewi Fitriana M.kes, melihat kesehatan dan fisik syahdika, yang sangat membutuhkan protein dan gizi, setidaknya pemerintah mampu memberi bantuan dan santunan,apa lagi kasus korban tabrak lari yang dialami syahdika, yang mana dia sebagai tulang punggung keluarga untuk membantu ibunya kini tidak bisa bekerja lagi melihat kondisi kesehatan yang dialaminya,”ujarnya.
Adapun relawan Ria Br.sitorus selaku ketua Pic Sosial JPKP Sumut bersama rekan-rekan nya juga mengucapkan terimakasih atas apresiasi dan bantuan yang di berikan kepada keluarga korban yang benar-benar membutuhkan sekali, melihat kondisi syahdika sangat memprihatinkan dan butuh pertolongan medis dengan total.
Terpisah prihal tersebut Ria Br. Sitorus juga mengharapkan kepada pemerintah khususnya bagian dinas kesehatan agar pihak-pihak rumah sakit agar oknum-oknumnya di dalam dapat di tegur, agar tidak terjadi kepada syahdika-syahdika yang lain,”Ucap nya.
Ria juga menyampaikan kepada awak media agar Polda dan jajaran nya dapat memberikan sanksi kepada rumah sakit yang menangani syahdika atas kelalaian pihak rumah sakit yang mana kondisi syahdika sangat buruk dan memberikan santunan kepada korban atas prilaku mereka terhadap syahdika, agar menjadi efek jera dan tidak terjadi kepada masyarakat yang lain,”tegasnya.
Masih kata Ria, jika pihak rumah sakit masih ada oknum yang nakal demi mengambil keuntungan pribadi, “red” ria berharap agar pihak manajemen rumah sakit dapat memberhentikan para oknum tersebut, atas kelalaian yang dilakukan, agar masyarakat mendapatkan hak-haknya untuk kesehatan, tutupnya.
RezaNasti





