klivetvindonesia.com Lampung Selatan – Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Lampung Wahrul Fauzi Silalahi pantau dan siap membantu korban kasus dugaan pemerkosaan yang terjadi di Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan (Lamsel).
Diberitakan sebelumnya, Odon dilaporkan oleh M Kori ke polisi, bernomor: STTLP/225/VII/2023/POLRES LAMPUNG SELATAN/POLDA LAMPUNG tertanggal 29 Juli 2023 tentang Tindak Pidana Perkosaan.
Odon dituding melakukan pemerkosaan terhadap korban inisial T pada hari Senin tanggal 13 Maret 2023, sekitar jam 15.00 WIB. Dalam rentang waktu 2 bulan, terlapor berhasil menggagahi korban sebanyak 8 kali.
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi mengaku, diminta warga untuk membantu korban kasus dugaan pemerkosaan yang telah dilaporkan ke Polres Lamsel oleh suami korban.
“Saya diberi info oleh tim kita dibawah soal perkara ini. Jika benar terjadi, saya mengecam pelaku dan saya pastikan akan saya bantu dan saya pantau kasus ini,” ujar WFS sapaan akrabnya , saat dikonfirmas wartawan KLTV, Jum’at (18/8/2023).
Bahkan, WFS juga mendengar desas-desus terkait adanya intimidasi terhadap keluarga korban.
“Jika benar adanya intimidasi, jelas itu perbuatan dzalim. ini korban loh, harusnya dibantu,” tegasnya.
Terlebih lagi, WFS menambahkan, korban termasuk dalam kategori kaum yang rentan sehingga perlu untuk mendapat pembelaan.
“Orang-orang yang harus kita bela itu adalah orang-orang yang kurang mampu baik secara ekonomi, dan yang tidak memiliki kekuatan untuk membela kepentingan hukumnya,” timpalnya.
Mantan direktur LBH Bandar Lampung itu, tak segan-segan akan memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma bagi korban.
“Demi mempertahankan hak-haknya, saya pastikan bahwa korban akan mendapatkan bantuan hukum secara gratis,” tandas WFS.
Ismail.ms





