Babinsa Bersama Keswan Berikan Penyuluhan Dan Vaksin Pada Ternak

Klivetvindonesia,com. Pesawaran – Babinsa Koramil 421-02/Gedong Tataan Kodim 0421/LS , Serka Jono Eko melaksanakan pendampingan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan pada hewan ternak sapi dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pesawaran di Desa Pujorahayu Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Selasa (04/07/2023).

Babinsa Yang Akrab dengan Sapaan Pak Eko tersebut mengatakan, dirinya selaku Babinsa sangat mendukung program pemeriksaan kesehatan pada ternak sapi serta pemberian Vaksin pada hewan ternak sapi oleh dinas pertanian dan peternakan, ini bertujuan untuk mengantisipasi penyakit Lumpy Skin Disease (LSD). melanjutkan keterangannya Serka Jono menerangkan LSD adalah penyakit kulit infeksius yang disebabkan oleh Lumpy Skin Disease Virus (LSDV) yang merupakan virus bermateri genetik DNA dari genus Capripoxvirus dan famili Poxviridae, atau yang dikenal di masyarakat dengan penyakit lato-lato,” ujarnya.

Babinsa mengatakan bahwa Salah satu kegiatan masyarakat Pujorahayu adalah beternak, termasuk itu ternak sapi dan kambing, baik perorangan maupun secara kelompok, dan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit pada hewan ternak dirinya selalu berkordinasi dengan Keswan setempat dan untuk mengatasi sebaran virus, maka dinas terkait turun langsung memberikan vaksinasi pada sapi yang masih sehat di wilayah binaannya,” ujar Serka Jono.

Babinsa juga mengatakan, selain memberikan pemeriksaan dan vaksinasi, tim juga memberikan sosialisasi ke warga yang mempunyai hewan ternak.

“Khususnya sapi untuk memberikan pelayanan kesehatan hewan ternak dan memberi vitamin dan obat cacing, kegiatan ini dilakukan secara gratis agar dapat membantu peternak sapi,” terang Babinsa.

Babinsa juga berharap agar warga menjaga kesehatan ternaknya baik yang sudah di vaksin maupun belum nantinya agar tetap menjaga kebersihan kandang sapi, supaya tidak mudah terserang penyakit, jadi sebelum terjangkit penyakit sebaiknya diatasi terlebih dahulu dengan menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sebab penyebaran utama penyakit LSD melalui gigitan nyamuk dan lalat,” Tutup Babinsa.

Didy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *