
SULSEL_KLTV INDONESIA
-REDAKTUR :FK
–klivetvindonesia.com– Kegiatan Bimbingan Teknis Diversifikasi Hasil Laut Olahan Perikanan. Maksudnya satu bahan baku bisa diolah menjadi beberapa jenis olahan dengan harapan dapat meningkatkan penghasilan masyarakat atau kelompok yang bergerak di bidang usaha. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Maros Sulawesi Selatan , Ir. MUHADIR , MM , Rabu 24 / 5 / 2023 di Aula Kantor PKK Kabupaten Maros.

Ketika memberi sambutan pembukaan Kegiatan Bimbingan Teknis Diversifikasi Hasil Olahan Perikanan Kabupaten Maros Tahun Anggaran 2023.
Lebih lanjut , dia mengharapkan dapat menyerapkan tenaga kerja di pedesaan. Dan dapat mengembangkan lebih banyak lagi produk yang berbahan baku hasil perikanan seperti ikan air payoh , air Tawar dan rumput laut seperti yang telah dilakukan oleh kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan Kabupaten Malang Jawa Timur, berupa bahan baku Ikan Bandeng di olah menjadi 100 jenis produk ,” begitu ujarnya. Lebih lanjut , dia menyampaikan di Sulawesi Selatan kita baru bisa mengolah lima sampai tujuh jenis olahan .
Keterkaitan dengan hal itu , Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Maros Sulawesi Selatan , Ir . MUHADIR , MM mengharapkan bimbingan teknis ini lebih banyak praktek dari pada teori. Hal tersebut dilatar belakangi kemampuan memahami materi dari narasumber. Lebih cepat ditindak lanjuti oleh peserta Bintek, kalo prosentase lebih banyak praktek dari pada teori,”begitu ujar pria yang rama ini .

Sementara wakil ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros Sulawesi Selatan , Andi Indira Kusuma David yang mewakili Ketua PKK Kabupaten Maros, HJ . ULFIAH NUR YUSUF CHAIDIR , S.Si menyampaikan saya menyambut baik dan mengapresiasi diselenggarakan pelatihan ini dengan tujuan untuk mengajak masyarakat mulai mengolah hasil perikanan yang nantinya dijadikan sebuah produk bernilai tambah . Jadi , tidak hanya semata – mata untuk belajar memasak.
Lebih lanjut dia mengharapkan terutama Ibu rumah tangga dapat termotivasi untuk pengolahan ikan. Tidak hanya dijadikan makanan camilan , produk olahan tersebut nantinya juga bisa dipasarkan dengan harga yang tinggi ,” begitu ujarnya.
Selain itu , dia menyampaikan jika masyarakat terlatih mengolah produk perikanan menjadi kuliner yang Lezat, Higienis , dan dikemas secara menarik , maka ini akan menjadi peluang usaha baru , yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat perikanan,” begitu kata dia.

Sedangkan ketua panitia , Ir. LEONY ANGGRAENY , M .Si dalam laporannya dia menyampaikan baHwa tujuan dari Bimbingan Teknis Diversifikasi Produk Olahan Hasil Perikanan agar pelaku usaha mendapatkan produk olahan perikanan yang berkreasi , berinovasi serta berkelanjutan dalam rangka memberikan motivasi bagi pelaku usaha perikanan sebagai nilai tambah dalam meningkatkan perekonomian , meningkatkan produksi perikanan . Lebih lanjut dia merincikan jumlah peserta yakni unsur kader PKK 20 orang , unsur kelompok pengelolah dan pemasar ( POKLAHSAR ) , ASN Lingkup Dinas Perikanan 20 orang khususnya pemberdayaan usaha perikanan 20 orang . Jadi jumlah peserta 60 orang . Sedangkan narasumber Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros dan pelaku usaha perikanan Kamaruddin Kohar ( Ketua POKLAHSAR AZZAKHIRA ).





